SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Polsek Segedong Hadiri Kunjungan dan Dialog Kerukunan FKUB Kabupaten Mempawah

Polsek Segedong Hadiri Kunjungan dan Dialog Kerukunan FKUB Kabupaten Mempawah

Kunjungan dan Dialog Kerukunan yang dilaksanakan FKUB Kabupaten Mempawah di Gedung BKMT Segedong, Rabu (17/12/2025). [SUARAKALBAR.CO.ID/Humassek Segedong]

Mempawah (Suara Kalbar) – Polsek Segedong Polres Mempawah menghadiri kegiatan Kunjungan dan Dialog Kerukunan yang dilaksanakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mempawah.

Kegiatan berlangsung di Gedung BKMT Kecamatan Segedong, Rabu (17/12/2025).

Kunjungan dan dialog ini digelar dalam rangka menjaga dan memperkuat kerukunan antarumat beragama, menampung aspirasi masyarakat, serta sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi isu kerukunan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Segedong.

Hadir dalam kegiatan tersebut tiga pengurus FKUB Kabupaten Mempawah, yakni Yohanes Darmo, Apriadi, dan Edy Sugito. Turut hadir Camat Segedong Nurhasanah, Timanggong Kecamatan Segedong Sudirman, Plt Kepala KUA Kecamatan Segedong Mustamin, Danramil 1201/01 Jongkat–Segedong Kapten CKE Agus Joko Wibowo, serta Kapolsek Segedong yang diwakili oleh Aipda Widya P.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri para tokoh agama dan ASN KUA Kecamatan Segedong.

Dalam sambutannya, Anggota FKUB Kabupaten Mempawah Yohanes Darmo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Pemerintah Kecamatan Segedong, jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tokoh agama atas terselenggaranya kegiatan dialog kerukunan tersebut.

Pada kesempatan itu, Yohanes Darmo juga menjelaskan mengenai Trilogi Kerukunan Antarumat Beragama sebagai konsep fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Trilogi tersebut meliputi kerukunan internal umat beragama, kerukunan antarumat beragama, serta kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama trilogi kerukunan adalah menciptakan harmoni sosial, toleransi, dan persatuan nasional di tengah kemajemukan agama. Hal tersebut diwujudkan melalui sikap saling menghargai, saling menghormati, serta kerja sama yang baik antara umat beragama dan pemerintah sebagai fasilitator.

Kegiatan semakin berbobot dengan digelarnya sesi dialog kerukunan yang memberikan ruang seluas-luasnya kepada para tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk menyampaikan pandangan serta memaparkan situasi dan kondisi kerukunan umat beragama di Kecamatan Segedong.

Dialog ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya menjelang perayaan hari besar keagamaan.

Penulis: Distra

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan