Gandeng IPKJI, Wabup Pemkab Kayong Utara Perkuat Pembinaan UKS Demi Kesehatan Anak dan Remaja
Kayong Utara (Suara Kalbar)- Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, secara resmi membuka kegiatan sosialisasi Pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang berlangsung di Pondopo Bupati Kayong Utara, Sukadana, Kamis (11/12/2025).
Dengan menggandeng Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) Provinsi Kalimantan Barat yakni sebagai narasumber utama serta diikuti peserta didik se-Kabupaten Kayong Utara.
Pembinaan UKS kali ini menempatkan aspek kesehatan mental sebagai isu penting yang perlu ditangani secara serius di lingkungan sekolah. Hadirnya IPKJI memberikan penguatan pengetahuan dan strategi bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Amru menegaskan bahwa UKS adalah fondasi pembentukan karakter dan perilaku hidup sehat bagi anak-anak dan remaja.
“UKS bukan hanya urusan kebersihan atau kesehatan fisik, tetapi menyangkut pembentukan perilaku hidup sehat serta tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh,” ujar Wabup Amru.
Ia mengatakan bahwa tantangan kesehatan mental remaja semakin kompleks, dipengaruhi tekanan akademik, lingkungan sosial, hingga paparan media digital.
“Data nasional menunjukkan peningkatan kasus kecemasan, depresi, hingga perilaku berisiko di kalangan remaja. Ini perlu kita antisipasi bersama,” tegasnya.
Wabup Amru menegaskan bahwa pembinaan UKS merupakan investasi jangka panjang pemerintah daerah dalam mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
“Pemkab Kayong Utara berkomitmen memperkuat program UKS sebagai bagian dari investasi menuju Kayong Utara yang sehat, cerdas, dan berkarakter, sekaligus mendukung perjalanan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Melalui kolaborasi bersama IPKJI dan berbagai pemangku kepentingan, pemerintah daerah berharap penguatan UKS menjadi gerakan bersama yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas lingkungan belajar bagi anak-anak di seluruh satuan pendidikan.
Pemerintah daerah berharap pembinaan UKS tahun 2025 dapat memperluas pemahaman sekolah, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghasilkan program UKS yang lebih adaptif menghadapi tantangan kesehatan anak dan remaja di era digital.
Sumber: Prokopim KKU
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






