Paham DEWA Terbang 20 Persen, Diborong Investor Asing hingga Rp1,7 Triliun
Suara Kalbar – Harga saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melonjak 20,54% setelah dibuka dengan penguatan 4,46% di awal perdagangan pagi dan bertahan menjelang penutupan, seiring tingginya minat beli investor asing yang tercatat melakukan net buy signifikan.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat transaksi DEWA mencapai 2,73 miliar saham dengan frekuensi 150.700 kali dan nilai transaksi Rp 1,74 triliun. Catatan Stockbit menunjukkan saham DEWA menjadi favorit pembelian asing pada jeda siang, dengan volume net buy terbesar mencapai 776,65 juta saham. Saham ini saat ini diperdagangkan di harga Rp 675 per lembar.
Kondisi ini berbalik dibanding perdagangan Rabu (24/12/2025), ketika saham DEWA menjadi salah satu yang paling banyak dijual asing dengan net sell senilai Rp 102,6 miliar, menempati posisi keempat.
Selain itu, CGS International Sekuritas Indonesia telah membeli sebanyak 680,3 juta saham DEWA pada harga Rp 264 per saham, dengan total transaksi Rp 179,6 miliar, pada 11 Desember 2025.
Transaksi tersebut dilakukan dalam rangka repurchase agreement (repo). Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan saham CGS International Sekuritas Indonesia di DEWA naik dari 3,86% menjadi 5,53%, menurut catatan Stockbit Sekuritas.
Dari sisi bisnis, DEWA tengah mengincar sejumlah kontrak baru, termasuk satu kontrak dari PT Arutmin Indonesia serta dua kontrak di luar KPC-Arutmin. Untuk mendukung rencana ekspansi tersebut, DEWA menjajaki berbagai instrumen pendanaan jangka pendek dan pembentukan sindikasi pinjaman guna memperkuat likuiditas, baik untuk kebutuhan modal kerja maupun belanja modal (capex).
“Upaya itu dimungkinkan oleh peningkatan fleksibilitas neraca keuangan, seiring proses reklasifikasi ekuitas yang sedang berjalan,” tulis analis Henan Putihrai Sekuritas, Irsyady Hanief, dalam risetnya.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






