SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Menyapa Nusantara Singkawang Kembangkan Wisata Edukatif Berbasis Pertanian

Singkawang Kembangkan Wisata Edukatif Berbasis Pertanian

Peresmian kawasan wisata berbasis pertanian Saung Timur di Singkawang, Kalbar. ANTARA/HO-Humas Pemkot Singkawang

Singkawang (Suara Kalbar) – Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), terus mendorong pengembangan kawasan wisata berbasis pertanian yang edukatif di Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, yang menggabungkan konsep glamping, agro eduwisata, dan kuliner khas daerah.

Pengembangan wisata tersebut di lahan pertanian seluas 45 hektare milik Kelompok Tani Sinar Pagi 2, Baru Mekar, dan Nek Balo kini disulap menjadi kawasan wisata terpadu dengan nuansa pedesaan yang diberi nama Saung Timur.

” Di antara hamparan sawah hijau, deretan saung berdiri sebagai tempat bersantai bagi pengunjung yang ingin menikmati panorama alam sambil mencicipi hasil olahan lokal,” ujar Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie saat meresmikan wisata tersebut, Sabtu.

Wali Kota mengatakan, pengembangan Saung Timur menjadi langkah nyata dalam memanfaatkan potensi pertanian sebagai daya tarik wisata yang edukatif dan berkelanjutan.

“Tempat ini bukan hanya untuk rekreasi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar tentang pertanian dan kehidupan pedesaan bagi masyarakat, terutama anak-anak muda,” ujarnya.

Ia mendorong pengelola agar terus mengembangkan konsep pertanian terpadu, termasuk peternakan itik, budidaya ikan air tawar, dan keong sawah yang dapat diolah menjadi kuliner segar bagi wisatawan.

“Saluran airnya bisa dimanfaatkan untuk pelihara ikan dan keong sawah. Semua hasilnya bisa dijual langsung kepada pengunjung dalam kondisi segar,” katanya pula.

Selain wisata alam dan kuliner, kawasan ini juga disiapkan sebagai tempat edukasi pertanian modern. Pemkot setempat, katanya lagi, telah menyediakan sejumlah alat pertanian yang dapat digunakan untuk praktik langsung di lapangan.

“Melalui Saung Timur, generasi muda bisa belajar cara menanam padi, mengelola lahan, dan memahami pentingnya ketahanan pangan daerah,” ujarnya lagi.

Wali Kota juga berharap kawasan tersebut menjadi wahana interaktif yang mempertemukan langsung petani dan wisatawan melalui kegiatan petik sendiri hasil panen seperti tomat, terong, dan berbagai sayuran segar. Sehingga hal tersebut dapat membantu ekonomi lokal dan memperkuat semangat cinta produk daerah.

Dia berharap, wisata Saung Timur menjadi contoh model wisata edukatif berbasis pertanian yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat sektor pangan dan ekonomi kreatif di wilayah Singkawang Timur.

Sumber: ANTARA

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan