SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Dialog Kerukunan Umat Kristen: Kemenag Mempawah Dorong Persatuan dan Moderasi

Dialog Kerukunan Umat Kristen: Kemenag Mempawah Dorong Persatuan dan Moderasi

Kepala Kemenag Ikhwan Pohan foto bersama usai membuka Dialog Kerukunan dan Moderasi Beragama Intern Umat Kristen di Aula PLHUT Kemenag Mempawah, Kamis (20/11/2025). [SUARAKALBAR.CO.ID/Siradj]

Mempawah (Suara Kalbar) – Upaya memperkuat kerukunan dan membangun relasi yang harmonis di antara umat beragama terus menjadi prioritas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah.

Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Dialog Kerukunan dan Moderasi Beragama Intern Umat Kristen yang diselenggarakan oleh Bimas Kristen di Aula PLHUT Mempawah, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Mempawah Ikhwan Pohan, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, serta 20 perwakilan dari berbagai sinode dan denominasi gereja se-Kabupaten Mempawah.

Acara dibuka dengan penuh kekhidmatan dan suasana kebersamaan. Para peserta yang berasal dari berbagai latar belakang pelayanan gerejawi tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan.

Dialog ini dirancang sebagai wadah komunikasi, diskusi, dan penyamaan persepsi guna memperkuat keharmonisan internal umat Kristen di Mempawah.

Dalam laporannya, Suryanto selaku pelaksana Bimas Kristen sekaligus ketua panitia menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki arti strategis bagi pembangunan kerukunan, baik antar umat beragama secara umum maupun internal umat Kristen.

“Kegiatan ini dipandang perlu bagi terciptanya suatu kerukunan antar umat beragama secara umum, dan secara khusus intern umat Kristiani. Kegiatan ini juga membangun sinergi positif antar lembaga gereja,” ujar Suryanto.

Ia menambahkan bahwa perbedaan denominasi seharusnya tidak menjadi pemisah, melainkan kekayaan yang saling menguatkan dalam pelayanan dan kehidupan beragama.

Suasana keakraban tampak menyelimuti forum ketika para peserta mulai berdiskusi mengenai persoalan, tantangan, serta dinamika internal gereja di era modern. Perbedaan pandangan yang muncul justru menjadi ruang belajar bersama, selaras dengan tujuan kegiatan untuk menumbuhkan sikap moderat dan saling memahami.

Sementara itu, dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan, Kepala Kantor Kemenag Mempawah Ikhwan Pohan menekankan pentingnya membangun kerukunan dalam tubuh umat beragama sendiri.

Menurutnya, upaya menjaga keharmonisan internal merupakan bagian penting dari konsep Tri Kerukunan Umat Beragama.

Kegiatan ini dipandang sangat penting dalam upaya meningkatkan kerukunan, kedamaian dan kebersamaan kita, terutama internal umat Kristen dan ini merupakan salah satu dari tri kerukunan umat beragama.

“Bagaimana terciptanya kerukunan sesama pemeluk agama yang sama, karena tidak jarang terjadi hal-hal yang membawa perpecahan justru datang dari dalam, maka dari itu, kita perlu memperkuat kebersamaan, keutuhan, di dalam internal kita sebagai sesama penganut agama yang sama,” imbuh Ikhwan Pohan.

Pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Mereka menilai bahwa pembinaan dan dialog seperti ini sangat dibutuhkan, khususnya untuk mempererat hubungan antar denominasi gereja yang beragam di Kabupaten Mempawah.

Banyak peserta mengapresiasi ruang dialog yang aman, terbuka, dan konstruktif, sehingga setiap perwakilan gereja dapat menyampaikan pandangan serta pengalaman mereka.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan komitmen bersama untuk terus menjaga keharmonisan, memperkuat moderasi beragama, serta membangun kolaborasi antar lembaga gereja demi pelayanan umat yang lebih baik.

Harapannya, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar kerukunan intern umat Kristen di Kabupaten Mempawah semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Penulis: Siradj Humas Kemenag

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan