Bulog Singkawang Salurkan Bantuan Pangan untuk 66.087 Keluarga
Bengkayang (Suara Kalbar) – Perum Bulog Kantor Cabang Singkawang menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 66.087 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Singkawang, Bengkayang dan Sambas untuk periode Oktober dan November.
Wakil Wali Kota Singkawang, Muhamaddin, menyampaikan bahwa bantuan dari pemerintah pusat melalui Bulog diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menekan laju inflasi di daerah.
“Bantuan dari pemerintah pusat ini diharapkan mampu mengendalikan inflasi serta mengurangi beban pengeluaran masyarakat,” ujar Muhamaddin di Singkawang, Sabtu.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap warganya, terutama di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.
“Selain berdampak pada peningkatan perekonomian, bantuan ini juga menunjukkan bahwa pemerintah selalu hadir di setiap kesulitan masyarakat,” ujarnya.
Pimpinan Cabang Bulog Singkawang, Noldi Ramayadi, mengatakan pihaknya siap melaksanakan penugasan penyaluran bantuan pangan untuk wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang. Untuk alokasi Oktober–November 2025, Bulog menyalurkan bantuan kepada 11.585 KPM di Kota Singkawang, 35.085 KPM di Kabupaten Sambas, dan 19.417 KPM di Kabupaten Bengkayang.
“Penyaluran untuk dua alokasi ini dilakukan sekaligus. Setiap penerima bantuan pangan akan mendapatkan 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng merek Minyakita,” ujar Noldi.
Ia menegaskan, stok beras dan minyak goreng di gudang Bulog Singkawang dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta pelaksanaan program bantuan pangan.
Lebih lanjut, Noldi menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak agar penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Bulog tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari pemerintah daerah, TNI, Polri, serta aparat kecamatan, desa, dan kelurahan sangat penting dalam memastikan bantuan ini tersalurkan dengan baik,” ujarnya.
Dia kembali menjelaskan, program bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.
Sumber: ANTARA
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






