SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Waspada Flu Musim Pancaroba, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Waspada Flu Musim Pancaroba, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Ilustrasi influenza. (Freepik/Benzoix)

Suara Kalbar – Influenza atau flu adalah salah satu penyakit yang sering muncul saat musim pancaroba. Perubahan cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan daya tahan tubuh menurun, sehingga virus influenza lebih mudah menyerang.

Kondisi ini membuat seseorang rentan tertular dan dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari. Jika tidak ditangani dengan baik, influenza bisa menurunkan produktivitas dan memperburuk kondisi kesehatan.

Lebih dari itu, penyakit ini juga dapat menular dengan cepat ke orang lain. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala serta mengetahui cara penanganan yang tepat sejak awal agar tidak menimbulkan komplikasi.

Influenza pada musim pancaroba biasanya menyebar melalui droplet atau percikan pernapasan. Penyakit ini dapat menjadi lebih serius bagi individu yang memiliki riwayat penyakit lain.

Meski demikian, virus penyebab influenza berbeda dengan Covid-19. Sebagian orang bisa pulih dalam beberapa hari, namun ada juga yang mengalami gejala berat dan membutuhkan perawatan medis intensif.

Gejala Influenza yang Perlu Diwaspadai

Menurut World Health Organization (WHO), gejala influenza biasanya muncul sekitar dua hari setelah seseorang terinfeksi virus. Adapun tanda-tanda umum yang sering dirasakan, antara lain:

  • Demam tinggi yang datang secara tiba-tiba.
  • Batuk kering dan berkelanjutan.
  • Sakit kepala dan nyeri otot.
  • Rasa tidak enak badan.
  • Sakit tenggorokan.
  • Hidung berair atau tersumbat.
  • Batuk berat yang dapat berlangsung hingga dua minggu

Kebanyakan penderita influenza dapat pulih tanpa perawatan medis khusus. Namun, pada kasus tertentu, penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi serius, seperti pneumonia dan sepsis, terutama pada kelompok berisiko tinggi. Dalam situasi tersebut, perawatan di rumah sakit mungkin diperlukan.

Proses Penularan Influenza

Influenza musiman mudah menyebar di tempat-tempat ramai, seperti sekolah, kantor, dan transportasi umum. Ketika seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin, droplet yang mengandung virus akan tersebar ke udara dan dapat menginfeksi orang lain di sekitarnya.

Selain melalui udara, virus influenza juga dapat berpindah melalui tangan yang terkontaminasi. Karena itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan dengan menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, serta mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun dan air mengalir.

Cara Menangani Influenza dengan Tepat

Sebagian besar penderita influenza dapat sembuh dengan perawatan mandiri di rumah. Namun, bagi yang mengalami gejala berat atau memiliki penyakit penyerta, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.

Berikut ini beberapa langkah sederhana yang dapat membantu mempercepat pemulihan.

  • Beristirahat cukup. Hindari aktivitas berat agar tubuh memiliki energi untuk melawan virus.
  • Tetap di rumah. Hindari kontak langsung dengan orang lain untuk mencegah penyebaran.
  • Perbanyak minum air. Cairan membantu menjaga hidrasi dan menurunkan demam.
  • Konsumsi obat pereda gejala. Gunakan obat penurun demam atau pereda nyeri sesuai anjuran dokter.
  • Segera periksa ke dokter. Jika gejala tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, dapatkan pertolongan medis.

Kelompok yang Berisiko Tinggi Terkena Komplikasi Influenza

Beberapa kelompok rentan lebih berisiko mengalami komplikasi serius akibat influenza, antara lain:

  • Ibu hamil, karena sistem imun yang menurun selama kehamilan.
  • Anak-anak di bawah lima tahun, terutama balita yang daya tahan tubuhnya belum optimal.
  • Lansia berusia 65 tahun ke atas, yang mengalami penurunan imunitas secara alami.
  • Penderita penyakit kronis, seperti diabetes, asma, atau penyakit jantung.
  • Pasien yang menjalani terapi medis tertentu, seperti kemoterapi.
  • Individu dengan gangguan imunologis, termasuk penderita HIV/AIDS.

Bagi kelompok tersebut, pengobatan antivirus sebaiknya diberikan sejak gejala pertama muncul. Langkah ini penting untuk mencegah komplikasi berat seperti pneumonia atau gangguan pernapasan akut yang dapat membahayakan nyawa.

Pencegahan Influenza

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah sederhana berikut ini dapat membantu menekan risiko tertular influenza.

  • Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
  • Menjaga pola makan sehat dan istirahat yang cukup.
  • Menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit flu.
  • Menutup mulut dan hidung saat bersin atau batuk.
  • Melakukan vaksinasi influenza secara rutin, terutama bagi kelompok berisiko tinggi.

Dengan menjaga pola hidup sehat dan melakukan langkah pencegahan sederhana, Anda dapat terhindar dari influenza yang sering menyerang di musim pancaroba. Jika gejala muncul dan tidak kunjung membaik, segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat sebelum terjadi komplikasi serius.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan