Warga Sayan Harap Proyek Jalan Rp 35 Miliar Utamakan Kualitas, Pemerintah Diminta Perkuat Pengawasan
Melawi (Suara Kalbar) – Pekerjaan peningkatan ruas Jalan Sayan–Kota Baru di Kabupaten Melawi kini menjadi sorotan publik. Proyek strategis yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Barat melalui Bidang Bina Marga ini diharapkan mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menunjang akses ekonomi dan mobilitas warga di wilayah Sayan dan sekitarnya.
Berdasarkan data dari papan proyek di lokasi, kegiatan peningkatan jalan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp35,755 miliar dengan panjang efektif 4,5 kilometer. Proyek ini dilaksanakan oleh PT. Raihanindo Putra Khatulistiwa, KSO, bersama sejumlah rekanan lainnya. Waktu pelaksanaan ditetapkan selama 140 hari kalender, dengan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender.
Tokoh masyarakat Sayan, H. Suparmin, menyampaikan bahwa masyarakat menyambut baik adanya pembangunan jalan tersebut.
Namun, ia menegaskan pentingnya pihak pelaksana untuk mengutamakan kualitas pekerjaan agar hasilnya benar-benar bertahan lama dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat bersyukur jalan ini diperbaiki. Tapi harapan kami, kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas. Jangan hanya mengejar waktu selesai, tapi abaikan mutu,” ujarnya.
H. Suparmin juga berharap pemerintah, khususnya dinas terkait, dapat memperkuat pengawasan di lapangan agar pelaksanaan proyek sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
“Pemerintah harus aktif melakukan pengawasan. Jangan sampai ada pekerjaan asal jadi yang justru merugikan masyarakat di kemudian hari,” tambahnya.
Peningkatan ruas Jalan Sayan–Kota Baru menjadi salah satu proyek penting karena menghubungkan kawasan ekonomi dan permukiman warga di Kecamatan Sayan dengan wilayah sekitarnya.
“Diharapkan setelah rampung, jalan ini dapat memperlancar arus transportasi, menurunkan biaya logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, ” Ungkapnya.
Sebelumnya pada tahun 2024, ruas jalan Sayan-Kota Baru juga telah dikerjakan dengan anggaran hampir Rp 50 Miliar dengan kontraktor pelaksana PT Arony Duta Indotama.
Penulis: Dea Kusumah Wardhana






