SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Jangan Buka Pintu Kamar Mandi Setelah Mandi, Ini Alasannya!

Jangan Buka Pintu Kamar Mandi Setelah Mandi, Ini Alasannya!

Ilustrasi kamar mandi. (Freepik/Istimewa)

Suara Kalbar – Banyak orang terbiasa membuka pintu kamar mandi setelah mandi dengan harapan hawa udara di dalam cepat keluar dan ruangan cepat kering. Namun, menurut para ahli, kebiasaan ini justru keliru dan dapat menyebabkan kerusakan serta pertumbuhan jamur di rumah.

Pakar penyimpanan dan pengorganisasian asal Jepang, Aki, menjelaskan bahwa kebiasaan membiarkan pintu kamar mandi terbuka membuat kelembapan menyebar ke seluruh rumah. Uap air dapat meresap ke furnitur, peralatan listrik, hingga dinding, yang dalam jangka panjang berpotensi menyebabkan jamur, karat, dan kerusakan material.

Banyak orang juga menyalakan kipas angin sambil membuka pintu demi mempercepat sirkulasi udara. Namun, menurut Aki, langkah ini justru memperlambat proses pengeringan. “Ketika pintu terbuka, udara dari kipas menarik kelembapan dari ruangan lain, sehingga membuat dinding tetap lembap lebih lama,” jelasnya.

Ia menyarankan cara yang benar untuk mengeringkan kamar mandi setelah mandi, yakni menutup pintu dan jendela utama, lalu menyalakan kipas angin selama sekitar 20 menit. Dalam kondisi tertutup, kelembapan akan terpusat di dalam ruangan sehingga kipas dapat mengeluarkannya lebih cepat dan menyeluruh.

Jika kamar mandi tidak memiliki ventilasi yang baik, pintu dapat dibuka sedikit, hanya beberapa sentimeter, agar udara segar tetap bisa bersirkulasi tanpa mengurangi efektivitas dehumidifikasi.

Sementara itu, pakar jamur asal Amerika Serikat Dave Bayne, CEO A1 Mold Testing & Remediation, menegaskan bahwa kelembapan adalah musuh utama kamar mandi. Menurutnya, uap yang mengembun di cermin dan dinding dapat meresap ke dalam cat dan lapisan gipsum.

“Dinding gipsum bersifat berpori, dan cat dapat bernapas, sehingga kelembapan mudah menembusnya dan menciptakan kondisi ideal bagi jamur tumbuh, bahkan di tempat yang tidak terlihat,” ujar Bayne.

Kelembapan berlebih tidak hanya memicu jamur, tetapi juga dapat menyebabkan cat terkelupas, pintu melengkung, logam berkarat, serta menjadi tempat berkembangnya bakteri dan mikroo.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play