SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sintang Hendrika Terpilih Ketua Perhimpunan Perempuan Dayak Kabupaten Sintang Periode 2025–2029

Hendrika Terpilih Ketua Perhimpunan Perempuan Dayak Kabupaten Sintang Periode 2025–2029

Foto Bersama Hendrika Terpilih Ketua Perhimpunan Perempuan Dayak Kabupaten Sintang Periode 2025–2029. SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Sintang (Suara Kalbar) – Tokoh perempuan Kabupaten Sintang, Hendrika, yang saat ini masih aktif menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sintang, resmi terpilih sebagai Ketua Perhimpunan Perempuan Dayak (P2D) Kabupaten Sintang periode 2025–2029. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Cabang (Muscab) P2D di Pendopo Wakil Bupati Sintang, Sabtu (30/8/2025).

Muscab diikuti pengurus P2D dari 14 kecamatan serta pengurus tingkat kabupaten. Dalam proses penjaringan, muncul tiga kandidat calon ketua, yakni Yosepha Hasnah, Hendrika, dan Magdalena Ukis. Ketiga nama tersebut merupakan hasil aspirasi dari P2D di seluruh kecamatan.

Sesuai tata tertib Muscab yang telah disepakati, pemilihan Ketua P2D tidak dilakukan melalui voting atau perolehan suara terbanyak, melainkan dengan mekanisme musyawarah mufakat. Setelah berdiskusi, ketiga kandidat akhirnya menyepakati Hendrika sebagai Ketua P2D Kabupaten Sintang periode 2025–2029.

Usai terpilih, Hendrika menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi perempuan Dayak ini semakin maju dan sejajar dengan organisasi perempuan lainnya di Sintang.

“Mari kita bersatu dan saling bekerja sama. Masih banyak peluang bagi perempuan Dayak di Kabupaten Sintang untuk berkarya dan berkontribusi. Saya akan berupaya semaksimal mungkin agar Perhimpunan Perempuan Dayak Kabupaten Sintang dapat terus berkembang,” ungkap Hendrika.

Dengan terpilihnya Hendrika, ia diberi kewenangan penuh untuk menyusun jajaran pengurus yang akan mendampingi dan memperkuat kinerja organisasi selama lima tahun ke depan. Muscab ini diharapkan menjadi momentum baru dalam memperkuat peran perempuan Dayak di Sintang, baik dalam bidang sosial, budaya, maupun pembangunan daerah.

Penulis: Lidia/r

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan