SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sintang Ekspedisi Patriot UI–Untan Disambut Hangat di Ketungau Hulu, Para Kades Siap Kolaborasi

Ekspedisi Patriot UI–Untan Disambut Hangat di Ketungau Hulu, Para Kades Siap Kolaborasi

Ekspedisi Patriot UI–Untan Disambut Hangat di Ketungau Hulu. SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Sintang (Suara Kalbar) – Suasana penuh semangat kolaborasi mewarnai pertemuan di Desa Senaning, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, pada Kamis (4/9/2025). Sejumlah kepala desa dan perwakilan desa bertatap muka dengan tiga tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (UI) yang berkolaborasi dengan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak.

Pertemuan yang dikemas dalam format Focus Group Discussion (FGD) tersebut menjadi wadah bertukar pikiran antara akademisi dan para pemimpin desa mengenai potensi lokal, tantangan, serta harapan pembangunan ke depan.

Hadir dalam kegiatan tersebut tiga akademisi UI, yakni Dr. Rias Antho Rahmi Suharjo, M.A., Dr. Tjiong Giok Pin, M.Si., dan Tri Wahyuni, Ph.D., serta Sekretaris Camat Ketungau Hulu, Sanudin. Selain itu, sejumlah alumni dan mahasiswa dari UI maupun Untan juga turut serta. Antusiasme tampak jelas dari para kepala desa dan tim ekspedisi yang aktif mengikuti jalannya diskusi.

Menghubungkan Kampus dengan Desa

Program Ekspedisi Patriot dirancang sebagai jembatan antara gagasan akademis dengan kebutuhan nyata masyarakat. Tak sekadar penelitian, ekspedisi ini menjadi ruang kolaborasi dalam menggali potensi wilayah sekaligus mendukung pemberdayaan desa-desa di Ketungau Hulu.

Dalam forum, para kepala desa memaparkan potensi unggulan wilayah, mulai dari hasil pertanian, kekayaan hutan dengan keanekaragaman hayati tinggi, hingga budaya masyarakat Dayak. Meski demikian, mereka juga mengungkapkan kendala yang masih dihadapi, terutama keterbatasan akses jalan yang menjadi hambatan utama pembangunan.

Sekretaris Camat Ketungau Hulu, Sanudin, menyambut baik kehadiran program ini.

“Perhatian perguruan tinggi besar seperti UI dan Untan menjadi bukti bahwa wilayah perbatasan memiliki peran penting dalam pembangunan nasional,” ujarnya.

FGD ditutup dengan kesepakatan kolaborasi. Para kepala desa menyatakan kesiapan mendukung penuh upaya tim ekspedisi dalam menggali potensi lokal. Ekspedisi Patriot hadir tidak hanya membawa ilmu dari kampus, tetapi juga belajar dari kearifan masyarakat. Dengan konsistensi, kerja sama ini diharapkan mampu membuka jalan bagi pengembangan desa serta memperkuat posisi Ketungau Hulu sebagai beranda depan bangsa.

Penulis: Lidia/r

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 

Komentar
Bagikan:

Iklan