SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kalbar Fatayat NU Kalbar Kukuhkan LKP3A dan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Fatayat NU Kalbar Kukuhkan LKP3A dan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

FOTO BERSAMA: Fatayat NU Kalbar Kukuhkan LKP3A dan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Minggu (10/8/2025). SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Pontianak (Suara Kalbar) – Pimpinan Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (PW Fatayat NU) Provinsi Kalimantan Barat resmi mengukuhkan Lembaga Konsultasi dan Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (LKP3A) Fatayat NU Kalbar. Pengukuhan berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalbar, Jalan Sutan Syahrir, Kota Pontianak, Minggu (10/8/2025).

Acara tersebut dirangkai dengan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak bertema “Peran LKP3A dan Pondok Pesantren dalam Upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak”.

Hadir sebagai narasumber antara lain Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar, Dr. H. Muhajirin Yanis, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPPPA) Provinsi Kalbar, Dr. Herkulana Mekarryani, serta Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Hj. Margaret Aliyatul Maemunah.

Ketua PW Fatayat NU Kalbar, Umi Marzuqoh, menjelaskan bahwa pembentukan LKP3A ini merupakan respons terhadap meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk di lingkungan pondok pesantren.

“Kami membentuk dan mengukuhkan LKP3A Fatayat NU Kalbar ini karena semakin marak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk di pondok pesantren. Kami berharap lembaga ini dapat memberikan pendampingan bagi korban, baik secara hukum, psikologis, maupun advokasi,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (9/8/2025), PW Fatayat NU Kalbar menggelar Pelatihan Penguatan LKP3A yang diikuti 40 peserta perwakilan dari LKP3A Fatayat NU se-Kalimantan Barat. Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari LKP3A Pimpinan Pusat Fatayat NU dan berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar.

Pengukuhan dan sosialisasi yang dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB itu dihadiri sekitar 80 peserta dan berlangsung lancar. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang lebih terstruktur dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kalimantan Barat.

Penulis: Lidia/r

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan