SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Dunia Lee Jae-myung Menang Pilpres Korea Selatan, Akhiri Kekosongan Kepemimpinan Usai Pemakzulan Yoon Suk Yeol

Lee Jae-myung Menang Pilpres Korea Selatan, Akhiri Kekosongan Kepemimpinan Usai Pemakzulan Yoon Suk Yeol

Presiden Korea Selatan terpilih Lee Jae-myung (kiri) dan istrinya Kim Hye-kyung (kanan) menyapa para pendukung di dekat Majelis Nasional Korsel di Yeouido, Seoul, Rabu (4/6/2025). (Beritasatu.com/Yonhap via Korea Herald)

Suara Kalbar – Lee Jae-myung resmi diumumkan sebagai Presiden Korea Selatan terpilih pada Rabu pagi (4/6/2025), setelah memenangkan pemilihan presiden yang digelar sehari sebelumnya, Selasa (3/6/2025). Politikus dari Partai Demokrat itu berhasil mengungguli rivalnya, Kim Moon Soo, dalam pemilu yang digelar pasca-pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol.

Kemenangan Lee menandai berakhirnya krisis politik selama enam bulan terakhir di Negeri Ginseng, yang terjadi menyusul pemberhentian Yoon Suk Yeol dari jabatannya akibat kontroversi politik dalam negeri.

Partai Demokrat yang berhaluan liberal akan mengambil alih kekuasaan dari Partai Kekuatan Rakyat yang konservatif, setelah kampanye singkat selama 22 hari, hanya tiga tahun setelah Pilpres 2022. Saat itu, Yoon menang tipis atas Lee Jae-myung.

Dikutip dari The Korea Herald, hingga Rabu (4/6/2025) pukul 02.30 pagi waktu setempat, sudah 93,84% suara telah dihitung.

Lee secara efektif telah mengamankan kemenangan dengan perolehan 16.012.324 suara, atau 48,77%, sementara rivalnya Kim Moon Soo tertinggal dengan 13.826.777 suara, atau 42,11%. Sekitar 2,18 juta surat suara masih belum dihitung saat itu.

“Saya menyampaikan rasa hormat saya atas keputusan besar rakyat,” kata Lee saat meninggalkan kediamannya menuju markas partai di Yeouido, setelah kemenangannya dinyatakan pasti oleh stasiun-stasiun penyiaran utama negara itu tepat sebelum tengah malam.

“Saya akan melakukan yang terbaik untuk memenuhi tanggung jawab dan amanat besar yang dipercayakan kepada saya, agar tidak mengecewakan harapan rakyat,” sambungnya.

Kim sudah menyampaikan pidato pengakuan kekalahannya di Majelis Nasional.

“Saya dengan rendah hati menerima keputusan rakyat. Saya mengucapkan selamat kepada kandidat Lee Jae-myung atas terpilihnya beliau,” ujar Kim.

Lee akhirnya berhasil menang setelah mengalami kekalahan dalam dua kali pemilihan presiden sebelumnya. Pada Pilpres 2022, Lee kalah tipis dari Yoon. Sedangkan pada Pilpres 2017, politis Partai Demokrat itu menempati posisi ketiga.

Diketahui, Korea Selatan menggelar Pilpres pada 3 Juli 2025 berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi setempat yang menyetujui pemakzulan Yoon Suk Yeol sebagai presiden.

Yoon Suk Yeol dimakzulkan setelah mendeklarasikan darurat militer yang penuh kontroversial pada 3 Desember 2024 yang membuat kondisi politik, keamanan, dan ekonomi Korea Selatan terguncang hebat.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play