Wabup Kubu Raya: Efisiensi Bukan Berarti Lepas Tangan, Infrastruktur dan Pendidikan Tetap Prioritas
Kubu Raya ( Suara Kalbar) – Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, menegaskan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah daerah bukan berarti melepaskan tanggung jawab terhadap pembangunan. Ia menyatakan bahwa bersama Bupati Kubu Raya, telah ada komitmen untuk tetap mencari peluang pendanaan di tengah terbatasnya transfer dana dari pemerintah pusat.
“Pertama, dengan Pak Bupati sudah ada komitmen. Dengan adanya efisiensi bukan berarti kita lepas tangan. Kita tahu APBD kita hanya sekitar 23 persen yang ditransfer ke daerah, sisanya masih ‘gentayangan’ di pusat. Maka dari itu, kita harus pandai-pandai mencari peluang, baik dari kementerian, pokir DPR RI, maupun dari komisi terkait,” ujarnya, Jum’at (30/25/2025).
Sukiryanto menjelaskan bahwa dalam realisasi program di lapangan, pemerintah daerah harus cermat dalam membagi dan memilah anggaran, terutama saat menghadapi perubahan anggaran. Fokus utama tetap diarahkan pada kebutuhan yang paling mendesak, yaitu infrastruktur.
“Makanya untuk di lapangan kita harus bisa membagi, memilah. Dalam perubahan anggaran ini, kita sesuaikan dengan kebutuhan infrastruktur yang sangat penting,” tegasnya.
Meskipun terjadi pemangkasan anggaran di beberapa sektor, ia memastikan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan tetap mendapat perhatian penuh. Anggaran pendidikan tidak mengalami pemotongan, sementara sektor kesehatan bahkan mendapat tambahan dana dari Kementerian Kesehatan.
“Kalau sekolah, memang di bidang pendidikan tidak ada yang dipotong. Yang dikurangi paling banyak itu di infrastruktur. Sektor kesehatan tidak dipotong, bahkan kita dapat bantuan dari Kementerian Kesehatan sebesar Rp170 miliar untuk rumah sakit,” jelasnya.
Menutup pernyataannya, Sukiryanto berharap bahwa meskipun anggaran tahun ini disusun oleh Penjabat (Pj) Bupati sebelumnya, pihaknya tetap berkomitmen melaksanakan dengan baik. Ia optimis tahun 2026 akan menjadi tahun fokus bagi pembangunan yang lebih maksimal.
“Mudah-mudahan di masa ini, meski anggaran disusun oleh Pj, kita tetap laksanakan. Tapi nanti bisa ada perubahan sedikit demi sedikit. Insya Allah, kita akan fokus penuh di tahun 2026,” pungkasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






