Gandeng Mitra Strategis, Ria Norsan Dorong Optimalisasi Hutan Sosial Kalbar
Pontianak (Suara Kalbar) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) menjalin kemitraan strategis dengan empat mitra yaitu Yayasan Sangga Bumi Lestari, Rainforest Alliance, PT Premium Rempah Bumi (Pribumi) Indonesia, dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia, untuk mendorong optimalisasi hutan sosial.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan menegaskan pentingnya akses masyarakat terhadap lahan sebagai solusi atas kemiskinan di desa.
“Fakta menunjukkan bahwa tingginya angka kemiskinan di wilayah perdesaan umumnya dipicu karena rendahnya akses masyarakat terhadap pemilikan dan penguasaan lahan,” ujar Ria Norsan saat memberi kata sambutan pada Senin (05/05/2025).
Ia menyebutkan hingga 2024 terdapat 271 izin perhutanan sosial di Kalbar dengan luas mencapai sekitar 701.000 hektare yang tersebar di lebih dari 210 desa.
“Masih terdapat area yang cukup luas untuk dikembangkan sebagai area hutan sosial yang tertuang dalam peta indikatif perhutanan sosial,” tambahnya.
Norsan juga menyoroti potensi perdagangan karbon dan pendanaan iklim senilai sekitar Rp 1 triliun, nantinya sebagian dana tersebut akan diarahkan untuk perhutanan sosial.
“Lebih dari 20% pendanaan tersebut nantinya juga akan diharapkan untuk pengembangan perhutanan sosial dan pengelolaan hutan di tingkat tapak,” jelasnya.
Ria Norsan mendorong penggunaan dan pemanfaatan produk hutan sosial untuk digunakan secara optimal, termasuk dalam kegiatan dinas.
“Saya mengimbau mengoptimalkan penggunaan produk-produk masyarakat khususnya dari area perhutanan sosial, contohnya dengan menggunakan produk kopi lokal, yaitu kopi liberika. Terus juga madu, gula dan produk lainnya,” ujar Norsan.
Dalam kegiatan tersebut, Norsan turut mengapresiasi peran mitra dan meminta komitmen bersama untuk menjaga kelestarian hutan.
“Semoga melalui kegiatan ini akan terbangun komitmen yang kuat untuk masyarakat sejahtera, hutan lestari. Hutan ini adalah kekayaan alam yang kita miliki, yang perlu kita kelola dengan baik. Jangan sampai kita mewariskan kepada anak cucu kita hal-hal yang tidak bermanfaat nantinya,” pungkasnya.
Kolaborasi ini diharapkan memperkuat peran hutan sosial sebagai solusi berkelanjutan untuk kesejahteraan dan pelestarian lingkungan di Kalbar antara sejumlah mitra strategis dengan pihak pemprov.
Penulis: Maria
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






