SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Bengkayang TMMD ke-123 Tahun 2025 Kodim 1209 Bengkayang Resmi Ditutup

TMMD ke-123 Tahun 2025 Kodim 1209 Bengkayang Resmi Ditutup

Pangdam XII Tanjungpura yang diwakili Kapok Sahli Pangdam XII TPR, Brigjen TNI Nursyamsuddin saat menutup TMMD ke 123 di lapangan sepakbola Sentra IKM Ton Sowa Dusun Kindau Desa Sekida Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang, Kamis (19/3/2025). SUARA KALBAR.CO.ID/HO.Pendim 1209 Bengkayang.

Bengkayang (Suara Kalbar)- Pangdam XII Tanjungpura yang diwakili Kapok Sahli Pangdam XII TPR, Brigjen TNI Nursyamsuddin secara resmi menutup kegiatan TMMD ke 123 Tahun 2025 Kodim 1209/Bengkayang di lapangan sepakbola Sentra IKM Ton Sowa Dusun Kindau Desa Sekida Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang, Kamis (19/3/2025) pukul 09.15 WIB.

Kegiatan penutupan ini juga dihadiri Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Purnomo Sidi, Danrindam XII TPR diwakili oleh Dandodikjur Rindam XII/TPR Letkol Muhammad Asnur, Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Pemerintahan Bengkayang Magdalena.

Dandim 1209/Bengkayang Letkol Inf Albertinus Mariono, Dansatgas Pamtas RI Malaysia Yonkav 12/BC, diwakili oleh Danki SSK II, Lettu Kav Ramzi, Danlanud Harry Hadisoemantri diwakili Ps. Dantoma Sathanlan Lanud Had Letda (Sus) Rio Turnid.

Camat Jagoi Babang, diwakili oleh Kasi Trantib, Miftah Rosadi, Danramil 07/Jagoi Babang, Mayor Kav Samsul Rizal, Kapolsek Jagoi Babang, AKP Armen Lumban Siantar, Kepala PLBN Jagoi Babang, diwakili oleh Kabid Keamanan PLBN Jagoi Babang, Wiyono
Kepala Kantor Imigrasi Jagoi Babang, Alta Pratama, Kepala Kantor Karantina Hewan, Tumbuhan Jagoi Babang, diwakili oleh Sdr. Abdul, Kepala Desa Sekida, Herry, Ketua Adat Desa Sekida, Juen

Pendeta Gereja PIBI Desa Sekida, Asem Aprianto Silas, Tokoh Agama Islam Desa Sekida, Fahmi Abdullah dan Ketua Umat Katolik Desa Sekida, Adim.

Bertindak sebagai petugas upacara, sebagai Irup Brigjen TNI Nursyamsuddin Kapok Sahli Pangdam XII/Tpr, Pembina Upacara Lettu Czi Dahir, dan Komandan Upacara Mayor Kav Samsul Arifin.

Sementara kegiatan upacara ini melibatkan, 1 SST Korsik Rindam XII/Tpr, SSK Kodim 1209/Bky, 1 SST Satgas Pamtas RI Malaysia Yonkav 12/BC, 1 SST Lanud HAD, 1 SST Polsek Jagoi Babang dan Polsek Sidding, dan 1 SSK perwakilan Siswa Siswi SMP Negeri 2 Jagoi Babang.

Dalam paparannya Kapok Sahli Pangdam XII/Tanjungpura Brigjen TNI Nursyamsuddin TNI AD dalam melaksanakan tugas pertahanan aspek darat, memiliki beberapa fungsi utama.

“Salah satunya adalah fungsi pembinaan teritorial yang bertujuan untuk menyiapkan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini dengan sasaran mewujudkan ruang, alat dan kondisi juang yang Tangguh,” jelasnya.

Untuk dapat melaksanakan tugas-tugas tersebut, maka TNI menggunakan pola Operasi Bakti TNI yang salah satunya diimplementasikan dalam bentuk program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Pada TMMD ke-123 ini dilaksanakan secara serentak di empat wilayah Kodim jajaran Kodam XII/Tanjungpura Tahun Anggaran 2025 antara lain, Kodim 1209/Bengkayang (imbangan), di Desa Sekida, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.
Kodim 1014/Pbn (Reguler), di Desa Pulau Nibung, Kecamatan Barley, Kecamatan Sukamara, Kodim 1015/Spt (Reguler) di Desa Tanjung Rangas, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Berteriak.

Kodim 1019/Ketapang (reguler), di Desa Madu Sari, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

“Dengan berakhirnya pelaksanaan TMMD ke-123 TA 2025, kami menyerahkan seluruh hasil pelaksanaan TMMD kepada pemerintah daerah serta menghimbau agar dapatnya pemerintah daerah meningkatkan kualitas hasil pelaksanaan TMMD yang memiliki nilai taktis,” katanya.

Menurutnya sejalan dengan tema TMMD kali ini yaitu dengan semangat TMMD mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional di wilayah.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja bersama-sama membangun daerah, guna mengatasi berbagai masalah dan tantangan di bidang teknologi, ekonomi dan sosial budaya. Untuk itulah selama TMMD ini para prajurit hadir di tengah-tengah TNI masyarakat, menyebarkan semangat gotong royong dan energi positif untuk maju mencapai keunggulan,” katanya.

Dia mengatakan dengan terbitnya surat Mendagri RI Nomor 100.3.3.7/140/BPD tanggal 4 Januari 2024, maka terdapat perubahan kegiatan TMMD semula 3 kali menjadi 4 kali dalam setahun.

“Hal ini menunjukkan pentingnya TMMD dalam mendukung proses pembangunan nasional. Desa ke-123 TA 2025 secara resmi saya nyatakan ditutup. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua dalam meneruskan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.

Penulis : Kurnadi / r

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan