Gelar Proklim, Upaya Dishub dan LH Mempawah Libatkan Masyarakat Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca
Mempawah (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub dan LH) melaksanakan Sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) di Wisma Chandramidi, Rabu (26/2/2025).
Kepala Dishub dan LH Mempawah Aswin yang membuka kegiatan tersebut mengatakan Proklim merupakan program berlingkup nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI.
Tujuannya adalah meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca.
Selain itu, lanjut Aswin, Proklim juga dimaksudkan untuk memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan.
Program Kampung Iklim didasarkan pada persoalan lingkungan hidup, yaitu terjadinya pemanasan global serta perubahan iklim yang disebabkan oleh peningkatan konsentrasi gas karbondioksida dan gas-gas lainnya yang menimbulkan efek gas rumah kaca.
Akibatnya, saat ini telah terjadi suhu ekstrem, kemudian bencana alam di beberapa daerah seperti kekeringan dan banjir.
“Karena itu perlu dilakukan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dengan melibatkan peran aktif masyarakat, pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, perguruan tinggi dan lembaga non pemerintah,” ungkapnya.
Aswin berharap Sosialisasi Program Kampung Iklim ini dapat meningkatkan kontribusi bersama dalam pencapaian target penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Nasional.
“Dan sekaligus meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi variabilitas iklim dan dampak perubahan iklim, khususnya di Kabupaten Mempawah,” pungkas Aswin.
Sebelumnya, Kepala Bidang Lingkungan Hidup Dishub dan LH Mempawah Fenty Febianty mengungkapkan Sosialisasi Proklim di Mempawah ini diikuti oleh Dinsos PPPAPMPD, pemerintah desa, KPH Mempawah, lembaga lingkungan hidup dan penanggulangan bencana serta perwakilan sekolah.
Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Dishub dan LH melaksanakan Program Kampung Iklim melalui DPA kegiatan pemberian informasi peringatan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup pada masyarakat.
Pada tahun 2018, Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur menerima Piagam Proklim Kategori Pratama.
“Kemudian, pada 2024, ada sembilan desa di Mempawah yang turut menerima Piagam Partisipasi Proklim Kategori Pratama dan satu desa meraih Piagam Partisipasi Proklim Kategori Madya,” ungkap Fenty.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





