Tak Khawatir Biaya Pengobatan, Siami Bersyukur Istrinya Dapat Terapi Saraf Berkat Program JKN
Pontianak (Suara Kalbar) – Siami (64), seorang warga asal Pontianak yang bekerja sebagai petani bersama istrinya, merasakan manfaat besar dari Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mereka ikuti melalui segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD. Pasangan ini mengungkapkan rasa syukur mereka karena bisa mendapatkan perawatan medis yang layak tanpa khawatir dengan biaya, terutama setelah istrinya didiagnosis dengan penyakit saraf.
Diketahui, Istri Siami yang sehari-harinya membantu pekerjaan rumah tangga dan kegiatan di ladang, mulai merasakan gejala aneh pada tubuhnya beberapa bulan lalu. Gejala tersebut antara lain kesemutan, kebas, dan rasa lemah pada tangan serta kaki. Seiring berjalannya waktu, kondisi tersebut semakin memburuk, mengganggu aktivitas sehari-harinya.
“Awalnya istri saya hanya merasa sedikit kesemutan di kaki dan tangan, saya pikir itu hanya kelelahan biasa. Tapi semakin lama, kondisinya semakin parah. Istri saya kesulitan berjalan dan bahkan tidak bisa mengerjakan pekerjaan rumah dengan baik. Akhirnya, saya memutuskan untuk membawanya ke Puskesmas,” ujar Siami.
Setelah melakukan pemeriksaan, dokter mendiagnosis istri Siami menderita penyakit saraf, yang mengganggu fungsi motorik dan sensorik tubuh. Penyakit ini dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk bergerak dan merasakan rangsangan, yang mengakibatkan gejala seperti kesemutan, kelemahan otot, dan bahkan rasa nyeri yang terus-menerus. Setelah diagnosis tersebut, dokter menyarankan agar istri Siami menjalani serangkaian tes lebih lanjut serta terapi fisik untuk membantu pemulihan.
“Awalnya itu saya sangat khawatir dengan kondisi istri saya. Penyakit saraf ini membuatnya kesulitan bergerak dan melakukan pekerjaannya dalam kehidupan sehari-hari. Setelah mendapat diagnosis, dokter menyarankan terapi fisik untuk membantu pemulihan saraf yang terganggu,” lanjut Siami.
Sebagai peserta JKN segmen PBI APBD, Siami dan istrinya merasa sangat terbantu dengan adanya fasilitas pengobatan yang ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan. Segmen PBI APBD memberikan bantuan iuran bagi masyarakat yang kurang mampu, sehingga mereka bisa mendapatkan perawatan tanpa beban biaya.
“Dengan BPJS Kesehatan, kami tidak perlu khawatir soal biaya pengobatan. Semua biaya perawatan istri saya sudah ditanggung sepenuhnya. Kami tidak perlu mencari pinjaman atau menggunakan tabungan untuk berobat. BPJS Kesehatan benar-benar membantu kami dalam mendapatkan perawatan yang layak,” kata Siami.
Meskipun Siami sendiri tidak mengalami gangguan kesehatan, ia sangat merasakan manfaat dari program JKN untuk istrinya. Program JKN-PBI APBD memastikan bahwa keluarga mereka bisa mendapatkan akses ke layanan kesehatan yang berkualitas, meskipun dengan keterbatasan ekonomi.
“Sebagai petani, pendapatan kami tidak tetap, jadi kadang sulit untuk mencakup biaya pengobatan. Dengan adanya BPJS Kesehatan, kami bisa berobat tanpa perlu khawatir soal biaya. Semua pelayanan untuk istri saya, mulai dari pemeriksaan hingga terapi, sepenuhnya ditanggung. Ini sangat meringankan kami bahkan sepeserpun kami tidak pernah mengeluarkan biaya dalam pengobatan,” kata Siami.
Istri Siami telah menjalani beberapa sesi fisioterapi dan pengobatan untuk menangani penyakit sarafnya. Meskipun proses penyembuhan masih berlangsung, kondisinya sudah mulai membaik. Ia kini merasa lebih nyaman dan bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih lancar.
“Terima kasih kepada BPJS Kesehatan, karena dengan program ini istri saya bisa mendapat perawatan yang baik. Tanpa BPJS, saya khawatir pengobatan akan terhambat karena biaya,” ujar Siami.
Siami dan istrinya berharap semakin banyak masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi, bisa mendapatkan Program JKN segmen PBI APBD. Menurut mereka, program ini tidak hanya memberikan akses kepada layanan kesehatan yang berkualitas, tetapi juga meringankan beban finansial bagi masyarakat yang kesulitan.
“Program JKN sangat membantu masyarakat yang kurang mampu, seperti kami. Kami berharap semakin banyak orang yang bisa merasakan manfaatnya, karena kesehatan itu sangat penting dan harus dijaga, di tengah mahalnya biaya berobat saat ini,” tutup Siami.
Penulis: Deno
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






