Debat Kandidat Pilkada Sekadau, KPU Batasi Jumlah Tim yang Hadir
Sekadau (Suara Kalbar) – KPU Kabupaten Sekadau akan laksanakan debat kandidat Pilkada Sekadau 2024 di Gedung DPRD pada 9 November 2024 malam. Batasi jumlah pendukung paslon yang hadir di lokasi kegiatan, Selasa (5/11/2024).
Komisioner KPU Sekadau, Gita Rantau memaparkan debat kandidat yang akan berlangsung pada pukul 19:00 itu akan disiarkan langsung melalui TVRI, YouTube Madah Sekadau (Kominfo), YouTube KPU Sekadau, RRI Sintang, dan Radio Dermaga.
Debat kandidat ini akan diikuti oleh dua pasangan calon yakni paslon nomor urut 1 Aron-Subandrio yang juga merupakan incumbent dan paslon nomor urut dua Martinus Sudarno-Muhammad.
“Kawan-kawan media dipersilahkan meliput kegiatan debat. Untuk tim kampanye, kita batasi sejumlah 30 orang untuk masing-masing tim yang hadir pada saat debat, mengingat ruang paripurna DPR kapasitasnya tidak begitu besar,” kata Gita Rantau.
Meski membatasi jumlah tim yang hadir, KPU Sekadau tetap menyerahkan kepada paslon untuk menentukan siapa saja yang akan mengisi kuota 30 orang tersebut. Sedangkan bagi anggota tim lainnya dapat menyaksikan debat secara daring di posko pemenangan masing-masing.
Adapun tema debat menyesuaikan dengan RPJPD Kabupaten Sekadau yakni “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat untuk Mewujudkan Sekadau yang Unggul dan Maju”. Dari tema tersebut akan dibagi dalam enam sub tema, yang menjadi bahan pembuatan soal oleh para panelis.
KPU Sekadau juga sudah menetapkan lima orang panelis dari unsur akademisi, proporsional (termasuk komisi informasi). Dari lima orang ini yang dipastikan hadir hanya empat, karena satu orang bertepatan dengan dinas di luar kota. Kemudian pada teknis debat, panelis yang akan mengambilkan soal yang akan disampaikan moderator kepada paslon.
Sebelum menentukan panelis, KPU juga sudah memeriksa track record dan akademisi yang dipilih berasal dari berbagai bidang, seperti kebijakan publik, pertanian, dan perekonomian. Panelis juga menandatangani fakta integritas, termasuk dua orang moderator yang juga presenter TVRI.
“Teknisnya panelis menyerahkan soal pada saat debat ke KPU. Pilkada Sekadau hanya satu kali debat, “tambahnya
Lebih lanjut, Gita Rantau memaparkan pentingnya debat kandidat dilaksanakan sebagai metode kampanye yang difasilitasi oleh KPU. Pada debat inilah pasangan calon bupati dan wakil bupati dapat memaparkan visi-misi dan programnya jika terpilih. Masyarakat luas bisa menonton melalui televisi atau channel YouTube yang disiapkan KPU Sekadau.
“Ini sangat penting karena paslon akan menyampaikan visi-misi dan program ke depan, sehingga masyarakat bisa menentukan pilihannya, ” papar Gita.
Penulis: Tim/Rilis
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






