SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Sport 530 Pecatur Junior dari Seluruh Indonesia Bersaing di Kejurnas Catur Junior 2024 di Depok

530 Pecatur Junior dari Seluruh Indonesia Bersaing di Kejurnas Catur Junior 2024 di Depok

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat (kiri) bersama dengan Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto (kanan) saat membuka Kejurnas Catur Junior 2024 di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV), Depok, Jumat (08/11/2024). (ANTARA/

Jakarta (Suara Kalbar)- Sebanyak 530 pecatur junior dari seluruh provinsi di Indonesia bertarung di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur Junior ke-6 tahun 2024 yang diselenggarakan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) di Depok.

Turnamen yang dimulai pada 8 November ini akan berlangsung hingga 11 November, mempertandingkan tujuh kategori berdasarkan kelompok usia, mulai dari KU-7 hingga KU-19.

Dalam sambutannya saat upacara pembukaan, Jumat malam, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Kejurnas ini.

“Kejuaraan Nasional Catur Junior ini adalah wadah penting untuk melahirkan talenta-talenta muda yang siap bersaing tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di tingkat internasional,” katanya melansir dari ANTARA, Sabtu(9/11/2024).

“Ini adalah bukti nyata komitmen Percasi dalam membangun generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berprestasi…Sekali lagi kepada para pesta kerja, selamat bertanding, terus asah prestasi, menunjukkan semangat sportivitas dan integritas yang tinggi, kalah atau menang bukanlah akhir tetapi bagian dari proses untuk terus belajar berprestasi,” kata Taufik yang juga merupakan legenda bulu tangkis Indonesia tersebut.

Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto menjelaskan bahwa Kejurnas Catur Junior biasanya dilangsungkan serentak dengan Kejurnas Catur Senior, namun karena ada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 gelaran kejurnas akhirnya dilangsungkan secara terpisah.

Utut Adianto juga mengatakan sebenarnya Kejurnas Catur Junior direncanakan di kota Manado, Sulawesi Utara, namun disebabkan karena beberapa faktor akhirnya gelaran turnamen dipindahkan ke Depok.

“Harusnya pada Juli itu sudah dijadwalkan dilangsungkan teman-teman di Manado, tetapi karena satu dan lain hal, teman-teman di Manado belum berhasil melaksanakan. PB Percasi mengambil sikap sebagai leader of the last resort, kalau Bank namanya Federal Resort (menyelenggarakan disini),” kata Utut Adianto.

Nantinya para peraih gelar juara di turnamen kali ini akan dikirimkan menuju turnamen catur tingkat ASEAN untuk menambah jam terbang.

“Jadi juara Kejurnas kali ini, juara kelompok, juara satunya kita kirim ke ASEAN atas biaya PB Percasi. PB Percasi duitnya dari mana, yaudahlah nanti Insyaallah Tuhan membantu,” ujar Utut Adianto.

Sumber: ANTARA

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan