Polri Bangun 124 Sumur Bor untuk Atasi Stunting di Kalbar
Pontianak (Suara Kalbar)- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui program Presisi membangun sebanyak 124 sumur bor dan 104 titik filtrasi air bersih layak minum yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan kesehatan keluarga, khususnya dalam upaya pencegahan stunting.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombespol R. Petit Wijaya, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui akses air bersih.
“Ini salah satu program presisi Kapolri dalam rangka meningkatkan kesehatan keluarga khususnya pencegahan stunting di masyarakat,” katanya melansir dari ANTARA, Minggu(13/10/2024).
Menurut dia, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sempat meresmikan pembangunan sumur bor dan filtrasi air bersih layak minum di wilayah Kalimantan Barat.
Ia mengatakan bahwa pembangunan sumur bor dan filtrasi air bersih layak minum tersebut merupakan program Presisi Kapolri yang telah dilaksanakan di wilayah Kalimantan Barat khususnya di tempat-tempat yang membutuhkan bantuan air bersih dan juga di sekolah-sekolah.
“Sebagaimana slogan Polri Presisi Perduli Air Layak Konsumsi, kita akan senantiasa melanjutkan program tersebut sebagai dukungan kepada pemerintah untuk mencegah stunting di masyarakat dalam rangka mewujudkan Sumber Daya Manusia menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sebagaimana program sebelumnya Polri juga mendukung pemerintah dalam menangani kasus anak stunting dan ibu hamil yang berpotensi melahirkan anak-anak yang stunting akibat dari beberapa faktor yang salah satunya adalah mengkonsumsi air yang kurang bersih dan tercemar logam berat maupun bakteri-bakteri yang merugikan.
Petit melanjutkan dalam mendukung program pemerintah khususnya bantuan sosial kepada masyarakat, Polri senantiasa berusaha untuk melihat kondisi sosial di masyarakat sehingga program-program bantuan yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mendapatkan bantuan sumur bor dan filtrasi untuk bisa sama-sama merawat dan menjaganya karena semua itu untuk kebutuhan masyarakat umum.
“Semoga sumur bor dan filtrasi air bersih layak minum ini bisa bermanfaat dan bisa awet dan tahan lama, karena itu butuh perhatian dan perawatan kita bersama, untuk itu saya himbau agar masyarakat di masing-masing titik dapat memanfaatkan dan menjaganya dengan baik,” katanya.
Sumber: ANTARA
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






