Kebakaran Ruko di Sekadau, Stok Barang Hangus Terbakar
Sekadau (Suara Kalbar)- Musibah kebakaran melanda dua unit ruko di kawasan Jalan Raya Sekadau – Sintang Simpang 4 Kayu Lapis Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar, Sabtu (06/07/2024) sekitar pukul 09:26 WIB
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau, Eko Sulistyo mengatakan pihaknya menerima laporan dari anggota Damkar Sekadau bahwa adanya musibah kebakaran di salah satu ruko milik warga.
“Team Pemadam Kebakaran menuju ke tempat kejadian kebakaran ( TKK). Team segera melakukan pemadaman serta Pendinginan. Api berhasil dipadamkan pada pukul 11:00 WIB,” kata Eko Sulistyo.
Terkait penyebab kebakaran diduga adanya konsleting arus pendek di bangunan tersebut, sehingga menimbulkan percikan api yang membakar seluruh isi bangunan tersebut. Hanya saja bangunan tidak turut terbakar.
“Bangunan tersebut difungsikan sebagai toko, sehingga Barang-barang yang terbakar tidak bisa digunakan kembali,” tambahnya.
Adanya musibah kebakaran tersebut petugas meminta masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, jangan segan melapor jika ada kendala pada instalasi agar segera ditangani petugas terkait dan tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan.
Sementara itu, Kapolres Sekadau AKBP I Nyoman Sudama, melalui Kapolsek Sekadau Hilir, AKP Burhan Nuddin, menjelaskan dari keterangan saksi, pada pukul 09.40 WIB, terlihat asap keluar dari atap salah satu ruko.
Saat itu pemilik ruko, Darman, sedang berada di tempat pemotongan ayam miliknya. Sedangkan dua ruko itu telah dibiarkan selama dua hari karena istri Darman pergi ke Kabupaten Mempawah.
Usai mengetahui adanya kebakaran di ruko tersebut, warga setempat berusaha membuka ruko untuk memadamkan api dengan mendobrak tembok sebelah kanan ruko untuk masuk. Dua ruko tersebut terdiri dari ruko sembako dan rumah makan.
AKP Burhan mengatakan, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari pendingin es krim yang menjalar ke kardus air dan menghanguskan isi ruko. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp. 800.000.000.
“Saat ini, api telah berhasil dipadamkan oleh warga setempat dibantu oleh pemadam kebakaran. Situasi di lokasi kejadian sudah kondusif dan aktivitas berjalan normal seperti biasa,” pungkas AKP Burhan.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






