Maryama, Penyuluh Agama Islam yang Getol Sosialisasi Cegah Stunting Bagi Gen Z di Anjongan Mempawah
Mempawah (Suara Kalbar) – Maryama, panggilan akrabnya Kak Yama. Ia adalah penyuluh PPPK tahun 2023 di KUA Anjungan Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah.
Dari masa muda sampai sekarang aktif berdakwah di remaja (Gen Z).
Maryama merupakan lulusan dari STAIN Pontianak Tahun 2001 (sekarang IAIN) Jurusan Dakwah Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI).
Sejak kuliah, ia sudah aktif dalam pembinaan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Pontianak.
Kepenyuluhan yang dilakukan Maryama dimulai dari tahun 2006 setelah tamat dari kuliah. Dimulai dari Pembinaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Darul Falah Wannajah di Desa Bakau Besar Laut Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah.
Selain itu, kepenyuluhan yang dilakukan Maryama juga menyasar ke para remaja atau disebut dengan Gen Z, yaitu tergabung dalam organisasi yang bernama BIRENA (Bina Remaja) Muslim Kabupaten Mempawah pada 2007 hingga sekarang.
Pada tahun 2024 merupakan tahun kedua pelaksanaan Penyuluh Agama Islam Award, sebuah apresiasi dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam atas kinerja dan inovatif para Penyuluh Agama Islam di seluruh Indonesia.
Salah satu kategori yang yang diperlombakan adalah Kesehatan Masyarakat yaitu mengenai stunting terutama kepenyuluhan kepada remaja atau Gen Z.
Maryama adalah salah satu peserta lomba Award Penyuluh Agama Islam KUA Anjungan Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat.
Pemilihan kategori penyuluhan yang diambil Ustadzah Maryama tentang kesehatan masyarakat, terutama mengenai stunting. Ini juga merupakan program pemerintah untuk menurunkan angka stunting di kabupaten/kota seluruh Indonesia, termasuk Mempawah.
“Melihat dari permasalahan di atas, maka peran penyuluh sangat diperlukan, yang juga menjadi garda terdepan dalam menurunkan angka Stunting,” ujar Maryama.
Adapun sasaran penyuluhan Maryama pada Gen Z, yaitu di SMAN 1 Anjongan, SMPN 1 Anjungan dan SMPN 3 Anjungan.
Dalam kepenyuluhan di Gen Z ini, ia melakukan sosialisasi dan pendampingan terutama mengenai materi pengenalan stunting, dampak stunting dan cara pencegahannya.
Kepenyuluhan kedua yang dilakukan Maryama pada Gen Z adalah bimbingan kepada calon pengantin (catin) di KUA Anjongan yang terjadwal setiap Senin dan Kamis.
Untuk materi pada Catin ini, tidak hanya terkait sebuah makna pernikahan, tetapi juga menjelaskan tentang kesehatan pada calon pengantin.
“Dari kepenyuluhan ini, saya berharap Gen Z memahami apa itu stunting, dampak stunting dan cara pencegahannya. Sebab mereka adalah calon generasi yang akan melahirkan generasi emas, yang sehat, cerdas,” imbuh Maryama.
Dalam penyuluhan ini, Maryama menjalin kerjasama lintas sektoral yaitu Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Rawat Jalan Anjongan, terutama pada Promkes yaitu Kesehatan pada Remaja.
Profil Maryama
Untuk mengenal lebih dekat, inilah profil dan data singkat riwayat hidup Ustadzah Maryama;
Nama : Maryama
Tempat, Tanggal Lahir: Sungai Bakau Besar, 28 Juli 1983
Nama Bapak: Muhammad Abdillah (Alm)
Nama Ibu: Zubaidah
Suami: Supriyono
Anak: Muhammad Faris Hilmi Mubarak (12 tahun), Amira Faiqah Fathina (11 tahun) dan Tsabita Nur Azura ( 5 tahun)
Riwayat Pendidikan
Tahun 1995: SDN 09
Tahun 1998: MTs. Darul Falah Wannajah
Tahun SMAN 1 Sungai Pinyuh
Tahun 2001 STAIN Pontianak
Riwayat Organisasi
Anggota Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam Bidang Pembinaan dan Pengembangan AlQuran: 2019-2024
Bendahara II Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia Kabupaten Mempawah: 2023-2027
Ketua Departemen Dakwah Salimah Kabupaten Mempawah :2023-2028
Anggota Dakwah dan Seni Budaya Islam DPD ICMI Perempuan Kabupaten Mempawah: 2023-2028
Anggota Seksi Organisasi dan Kaderisasi Persatuan GOW Kabupaten Mempawah: 2023-2026
Anggota Bidang Dakwah
Pengalaman Kerja
2006-2023 : Penyuluh Agama Islam Non PNS Kabupaten Mempawah
2009-2023 : Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Anak Shaleh Kabupaten Mempawah
2024 – sekarang: Penyuluh Agama Islam PPPK
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






