Pasca Banjir, Jalanan Desa Merapi Sekadau Mulai Mengelupas

Kondisi jalan di Desa Merapi Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau, Kamis (16/5/2024). SUARA KALBAR.CO.ID/Fadil.

Sekadau (Suara Kalbar) – Banjir yang merendam Desa Merapi, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, mulai surut setelah kurang lebih satu minggu terendam.

Peristiwa ini menjadi angin segar bagi warga sekitaran tepi Sungai Kapuas, dengan surutnya banjir aktivitas mereka menjadi normal kembali.

Namun, pasca surutnya banjir, jalan semen di daerah tersebut menjadi rusak, Banyak material jalan seperti batu dan pasir yang mengelupas akibat terendam banjir selama satu minggu ini. Kondisi ini menambah beban bagi warga yang harus beradaptasi kembali setelah bencana banjir.

Bujang (50), satu diantara warga Desa Merapi mengatakan bahwa kerusakan jalan setelah banjir bukanlah hal baru bagi warga setempat.

“Ini bukanlah hal baru bagi kami, setiap banjir surut, hal ini sering terjadi. Seperti yang kita ketahui, banjir selama satu minggu bukanlah waktu yang sebentar. Akibatnya, material jalan ikut menjadi masalah baru di sini,” ujar Bujang, Kamis, (16/5/2024).

Bujang juga menambahkan bahwa warga telah terbiasa menghadapi situasi ini setiap tahunnya, namun perbaikan jalan yang rusak tetap menjadi tantangan.

“Kami selalu harus memperbaiki jalan setelah banjir surut. Setiap tahun, kami berharap ada solusi yang lebih permanen dari pihak berwenang,” paparnya.

Banjir yang melanda Desa Merapi ini merupakan bagian dari fenomena alam yang terjadi hampir setiap tahun. Sungai Kapuas yang meluap akibat curah hujan tinggi menjadi penyebab utama banjir di wilayah ini. Meskipun demikian, upaya untuk mengurangi dampak banjir dan memperbaiki infrastruktur terus dilakukan oleh berbagai pihak.

Warga Desa Merapi berharap agar perbaikan infrastruktur kali ini dapat lebih tahan lama dan mampu mengurangi kerusakan yang terjadi di masa mendatang.

Dengan demikian, mereka bisa menjalani kehidupan sehari-hari tanpa harus khawatir tentang kondisi jalan yang rusak setelah banjir surut.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS