Menkes Sebut Butuh Upaya Promotif dan Preventif untuk Membuat Orang Sehat
Suara Kalbar– Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan perlu penguatan upaya promotif dan preventif daripada upaya kuratif untuk membuat orang sehat guna menciptakan Indonesia Emas, Minggu (26/5/2024).
Budi menyinggung harapan Presiden Joko Widodo yang ingin menjadikan Indonesia sebagai Indonesia Emas dan Negara Maju. Ia menjelaskan, umumnya berhasil atau tidaknya sebuah negara menjadi negara maju dapat dilihat dari puncak bonus demografi, yaitu masa di mana usia produktif lebih besar dibandingkan usia nonproduktif.
Indonesia, katanya, diperkirakan akan mencapai puncak bonus demografi pada 2030. Untuk memenuhi target tersebut, Indonesia perlu memenuhi kriteria negara maju, salah satunya dapat dilihat dari pendapatan per kapita masyarakat sebesar 13 ribu dolar Amerika Serikat (AS) per tahun atau Rp15 juta per bulan.
Agar tercapai, Indonesia perlu mencetak generasi sehat dan produktif. Hal ini perlu dipersiapkan mulai dari menjaga kesehatan anak dari usia minus 9 bulan. Sebab jika seorang anak telanjur terlahir stunting maka akan menurunkan produktivitas kehidupan anak tersebut.
Selain itu, penyebab kematian pada seseorang paling banyak adalah penyakit kronis seperti stroke, jantung, kanker, dan ginjal. Namun penyakit kronis tersebut dapat dideteksi dini dan dicegah. Karena itu, Budi menekankan untuk mengedepankan langkah-langkah pencegahan.
“Karena strategi yang benar itu bukan menunggu, tetapi menjaga orang sehat bukan mengobati orang sakit. Ini beda strateginya,” ujarnya dilansir dari Antara.
Menkes Budi mengatakan, dirinya merevitalisasi 10.000 puskesmas dengan melengkapi alat untuk bisa mengukur tekanan darah, gula darah, dan lemak darah, agar masyarakat dapat rajin mengukur dan mengendalikan tekanan darah secara rutin. Jika diperoleh hasil yang tidak sesuai, masyarakat bisa mendapatkan obat puskesmas secara gratis.
“Kalau bapak ibu mengukur rutin tekanan darah, gula darah, Insya Allah, bapak dan ibu, tidak akan ada berita meninggal di bawah usia 70 tahun,” kata Menkes Budi.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





