News  

Kementerian BUMN Siapkan Regulasi Libur Tiga Hari dalam Sepekan

Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata usai menghadiri acara Dharma Santi BUMN di TMII, Jakarta, Minggu (12/5/2024). SUARAKALBAR.CO.ID/ANTARA

Suara Kalbar– Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sedang mempersiapkan regulasi yang memungkinkan pengaturan program libur tiga hari dalam sepekan khusus untuk karyawan di kementerian tersebut.

Dilansir dari Antara, Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata mengatakan selain dari sisi regulasi, pihaknya juga mempersiapkan platform digital untuk mendukung program libur tiga hari dalam sepekan dan akan segera diimplementasikan.

Program libur tiga hari dalam sepekan itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi karyawan Kementerian BUMN, yang selanjutnya diharapkan dapat berdampak pada peningkatan produktivitas. Karyawan Kementerian BUMN yang memiliki kinerja baik tentu akan mendapatkan fasilitas libur ekstra.

“Tentunya well being ini menjadi satu hal kata kunci sekarang ini yang perlu kita perhatikan untuk karyawan-karyawan kita, dan juga di sisi yang lain, di mana kita ingin produktivitas mereka juga meningkat. Kita perlu inovasi program-program, ini yang sedang kita lakukan di Kementerian BUMN,” kata dia usai menghadiri acara Dharma Santi BUMN di TMII, Jakarta, Minggu (12/5/2024).

Diketahui sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir dalam acara “BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit (BCOMSS) 2024” di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 7 Maret lalu membuka wacana libur tiga hari dalam sepekan bagi karyawan Kementerian BUMN.

Dikatakan Erick ada 70 persen generasi muda memiliki masalah kesehatan mental. Oleh sebab itu, Kementerian BUMN mendorong program yang disebut “compress working schedule”.

Apabila karyawan Kementerian BUMN sudah bekerja lebih dari 40 jam dalam sepekan, Erick mengatakan mereka memiliki alternatif untuk mengambil libur pada hari Jumat.

“Bukan tiap hari Jumat libur, ya. Kalau sudah bekerja lebih dari 40 jam dalam minggu itu, kalian bisa register, dalam sebulan dua kali setiap Jumat-nya menjadi alternatif untuk libur. Kita lakukan itu,” kata Erick.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS