Harga Beras di Sekadau Turun Pasca Idulfitri 1445 Hijriah, Harga Gula Naik Signifikan
Sekadau (Suara Kalbar) – Setelah perayaan Idulfitri kemarin, harga kebutuhan pokok, terutama beras, di Kabupaten Sekadau mulai mengalami penurunan, Rabu (8/5/2024).
Amin (48), seorang pemilik toko sembako di Jalan Bakti, Pasar Tengah Kabupaten Sekadau, mengungkapkan bahwa harga beras sempat melambung dari harga normal Rp.14.000 perkilogram menjadi Rp.18.000 menjelang Idulfitri. Namun, pasca perayaan Idulfitri, harga beras kembali menurun menjadi Rp.15.000 per kilogram.
Penurunan harga beras pasca Idulfitri ini memberikan sedikit hembusan angin segar bagi masyarakat Sekadau yang selama ini merasa tertekan oleh kenaikan harga bahan pokok. Menurut Amin, penurunan harga beras dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk peningkatan pasokan dari petani setelah musim panen. Namun, faktor-faktor lain seperti stabilitas harga di tingkat nasional dan permintaan pasar juga turut berperan dalam penentuan harga.
Meskipun demikian, kenaikan harga gula pasir menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat, terutama bagi keluarga dengan ekonomi rendah. Harga gula pasir justru mengalami kenaikan signifikan. Sebelumnya, harga gula pasir stabil di angka Rp.17.000 per kilogram, namun pasca Idulfitri, harga gula pasir melonjak menjadi Rp.19.000 per kilogram.
“Semoga nantinya harga sembako kembali normal, agar masyarakat tidak terbebani dengan harga yang sangat tinggi kalau dari pandangan konsumen, mudah mudahan dengan pasokan sembako yang banyak dapat menurunkan harganya,” harap Amin.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






