SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Prabowo Bahas Kerjasama Militer dengan Wakil Duta Besar Jerman

Prabowo Bahas Kerjasama Militer dengan Wakil Duta Besar Jerman

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto (kiri) dan Wakil Duta Besar Jerman untuk Indonesia Thomas Graf (Kanan) di kantor Kembar Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2024) (ANTARA)

Jakarta (Suara Kalbar)- Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, melakukan pembahasan kerjasama di bidang militer dengan Wakil Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Thomas Graf, di kantor pada tanggal 25 Maret.

Prabowo mengungkapkan terima kasih atas kunjungan Graf dan menyatakan bahwa Jerman merupakan mitra komprehensif penting bagi Indonesia, termasuk dalam sektor pertahanan.

“Terima kasih dan penghargaan kepada H.E. Mr. Thomas Graf yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung ke Kementerian Pertahanan. Jerman merupakan mitra komprehensif yang penting bagi Indonesia dalam berbagai sektor, termasuk pertahanan,” kata Prabowo melansir dari ANTARA, Kamis(28/3/2024).

Dalam siaran pers tersebut, dijelaskan bahwa pertemuan ini membuka peluang Indonesia dan Jerman bekerja sama di bidang teknologi pertahanan hingga pertukaran ilmu pengetahuan.

Tidak hanya itu, pertemuan ini juga dilakukan untuk menjalin hubungan bilateral antara pemerintah Indonesia dan Jerman.

Sebelumnya, Prabowo juga telah menerima beberapa perwakilan negara lain untuk diajak bekerjasama di bidang pertahanan.

Salah satunya yakni Duta Besar Ceko untuk Indonesia Jaroslav Doleček di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Senin (25/3).

“Indonesia memandang positif kerja sama pertahanan bilateral dengan Republik Ceko dalam pengadaan alutsista dan kerja sama industri pertahanan,” kata Prabowo dalam pertemuan tersebut.

Prabowo menilai kerja sama di bidang pertahanan antara Indonesia dengan Ceko sudah berlangsung lama. Kedua belah pihak pun dinilai memiliki rekam jejak hubungan yang baik, terlebih ketika keduanya membuat komite bersama di bidang industri pertahanan antara antara Indonesia dan Ceko.
​​​​
Dalam siaran pers tersebut, komite bersama telah melakukan beberapa pertemuan untuk membicarakan dan menggali potensi kerja sama yang dapat dilakukan kedua negara di bidang industri pertahanan.

Ceko sendiri memiliki keunggulan di bidang teknologi sistem radar dan komunikasi, baik untuk kepentingan sipil maupun militer.

Keunggulan itu, lanjut siaran pers, yang diserap pemerintah untuk memperkuat industri komunikasi dan pertahanan.

Tidak hanya itu, Indonesia juga melakukan pertukaran teknologi pertahanan kepada Ceko sebagai bentuk kerjasama.

Dengan adanya kerja sama ini, Prabowo berharap bidang pertahanan ke dua belah pihak bisa semakin kuat dan hubungan bilateral pun tetap terjaga.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan