Pemilik Tanah di Kubu Raya Datangi Hotel, Tak Terima Diduga Buang Sampah Sembarangan
Kubu Raya (Suara Kalbar) – Edo yang merupakan ahli waris Pemilik tanah di gang Hidayah Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya bersama Kuasa Hukumnya Flavia Flora kembali melakukan Aksi yang tak diduga di salah satu hotel di Kabupaten Kubu Raya.
Bukan tanpa alasan, Aksi yang dilakukan tersebut berupa mengembalikan sampah yang telah dibuang oleh pihak Hotel di area tanahnya dari berbagai jenis botol minuman keras.
Sebelum Aksi ini dilakukan Kuasa Hukum Flavia Flora telah memperingati pihak Hotel untuk segera membersihkan sampah yang telah dibuang mereka dilahan miliknya.
“Kami sudah menyurati dan memberitahukan secara lisan, tetapi tidak di perdulikan, akhinya kami melakukan aksi ini,” ucapnya setelah membuang sampah di pintu utama masuk disalah satu Hotel di Kabupaten Kubu Raya pada Jum’at (22/3/2024).
Ternyata buntut dari permasalahan ini adalah penyerobotan lahan yang dilakukan pihak hotel, Edo yang merupakan Ahli waris tidak terima atas perlakuan pihak hotel yang mengklaim atas kepemilikan tersebut, Edo malalui kuasa hukumnya Flavia Flora mengatakan, tanah ini secara hukum dengan di buktikan sertifikat asli di tahun 1979.
“Itu sudah di ukur oleh pihak BPN dengan sesuai, kalaupun di anggap tanah qubu Resort sebesar 7.000M2, terus selebihnya 3.000M2 brarti ada tanah bagian kita disini,” ungkapnya.
Kanit Reskrim Polsek Sungai Raya AKP Panjaitan menyebutkan, sengketa kepemilikan lahan ini sepenuhnya akan sepenuhnya mengikuti aturan yang ada.
“Kami hanya menjaga kamtibmas yang ada disini, ketika ada tindakkan yang anarkis kami akan amankan, oleh karena itu permasalahan sengketa lahan yang melibatkan pihak hotel dan ahli waris sepenuhnya akan dilakukan sesuai dengan aturan yang ada,” ucapnya.
Lebih lanjut, AKP Panjaitan mengungkapkan, pihaknya belum menemukan adanya laporan atas permasalahan ini.
“Untuk sementara ini memang belum ada laporan yang masuk terkait permasalahan lahan, tetapi kami akan siap terima laporan tersebut jika memang ada, maka dari itu untuk saat ini kami hanya melakukan pengamanan saja untuk mengantisipasi jika ada aksi aksi anarkis,” pungkasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






