SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Singkawang Jadi Kota Paling Toleransi dalam Laporan IKT 2023

Singkawang Jadi Kota Paling Toleransi dalam Laporan IKT 2023

Seorang tatung saat memperagakan atraksinya pada Festival Imlek dan Cap Go Meh pada 2023 silam di Singkawang. SUARAKALBAR.CO.ID/HO.MC Singkawang.

Suara Kalbar-Singkawang jadi satu di antara daerah yang dinilai paling toleransi dalam Laporan Indeks Kota Toleran (IKT) 2023 yang dirilis Setara Institute.

Adapun daftar kota paling toleran se-Indonesia dalam IKT 2023 itu di antaranya, Singkawang, Bekasi dan Salatiga yang merupakan tiga kota yang dinilai paling toleran, Kamis (01/02/2024).

Singkawang merupakan kota dengan skor toleransi tertinggi yaitu (6,5), diikuti oleh Bekasi (6,46), Salatiga (6,45), Manado (6,4), Semarang (6,23), Magelang (6,22), Kediri (6,07), Sukabumi (5,99), Kupang (5,95) dan Surakarta (5,8).

Inovasi dan terobosan yang dilakukan sebagian kota, antara lain berupaya melembagakan toleransi dan membuat tata kelola pemerintahan yang inklusif merupakan capaian progresif-kolektif yang menjadi temuan penelitian Laporan Indeks Kota Toleran 2023 yang dirilis Setara Institute pada Selasa (30/1), dilansir dari VOA.

Ketua Badan Setara Institute, Ismail Hasani, mengatakan capaian pada 10 kota teratas adalah dampak terpenuhinya tiga aspek kepemimpinan yang dibutuhkan dalam memperkuat ekosistem toleransi di sebuah kota, yaitu kepemimpinan kemasyarakatan, kepemimpinan politik dan kepemimpinan birokrasi.

“Yang dinilai bukan kinerja wali kota saja. Memang kinerja wali kota paling menentukan, tapi ada kinerja masyarakat, kinerja tokoh-tokoh ulama, tokoh agama sosial dan elemen masyarakat sipil,” ungkapnya.

Objek kajian IKT adalah 94 kota dari total 98 kota di seluruh Indonesia. Empat kota yang dieliminir adalah kota-kota administrasi di DKI Jakarta yang digabungkan menjadi satu kota, yaitu DKI Jakarta. Penggabungan ini dilakukan karena secara administratif dan legal, kota-kota tersebut tidak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan peraturan perundang-undangan sehingga tidak valid untuk dinilai secara terpisah.

Setara Institute juga merilis 10 kota dengan skor toleransi terendah yaitu Sabang, Bandar Lampung, Palembang, Pekanbaru, Mataram, Lhokseumawe, Padang, Banda Aceh, Cilegon dan Depok. Sepuluh kota tersebut masih menghadapi tantangan pada aspek kepemimpinan politik dan birokrasi yang kurang kondusif dalam pemajuan toleransi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan