CEK FAKTA: Prabowo Soal Jantung dan Stroke Penyebab Kematian Paling Besar

Tangkapan layar, calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam debat terakhir calon presiden (capres) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu (4/2/2024).SUARAKALBAR.CO.ID/Wulan

Suara Kalbar– Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan bahwa penyakit stroke dan jantung merupakan penyebab kematian paling besar.

Hal ini disampaikan Prabowo pada debat terakhir calon presiden (capres) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (4/2/2024) malam.

“Jadi saya lebih ke arah solutif langsung dan cepat, masalah kesehatan di Indonesia adalah kurangnya dokter, kurang 140 ribu dokter itu yang utama. Bayangkan kalau ada yang kena stroke atau jantung, dua sebab yang paling besar kematian, di beberapa kabupaten tidak ada dokter spesialis jantung atau spesialis stroke. Dua, perlengkapan yang memadai CT Scan PET Scan, jarang ada di kabupaten. Ini harus kita atasi,” kata Prabowo, Minggu (4/2/2024).

Hasil Cek Fakta

Penelusuran Suara Kalbar menemukan berdasarkan informasi yang disiarkan Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI. Penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia. Untuk mengatasi hal tersebut Kementerian Kesehatan RI lakukan penguatan layanan  kesehatan di tingkat primer.

Berdasarkan Global Burden of Desease dan Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2014-2019 penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dan 2018 menunjukan tren peningkatan  penyakit jantung yakni 0,5% pada 2013 menjadi 1,5% pada 2018.

Bahkan penyakit jantung ini menjadi beban biaya terbesar. Berdasarkan data BPJS Kesehatan pada 2021 pembiayaan kesehatan terbesar ada pada penyakit jantung sebesar Rp.7,7 triliun.

Kesimpulan

Peryataan Prabowo terkait penyakit jantung merupakan penyebab kematian paling besar adalah benar.

Rujukan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS