SYL Jalani Pemeriksaan Konfrontasi 12 Jam Terkait Dugaan Pemerasan
Jakarta (Suara Kalbar)- Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menjalani pemeriksaan konfrontasi selama 12 jam di Bareskrim Polri terkait kasus dugaan pemerasan dengan tersangka Firli Bahuri.
Syahrul tiba di Bareskrim sekitar pukul 10.30 WIB dan selesai menjalani pemeriksaan pada pukul 22.58 WIB. Pemeriksaan juga melibatkan tujuh saksi lainnya, termasuk Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementerian Pertanian Muhammad Hatta dan Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyono.
“Terima kasih kalian sudah menunggu sampai malam. Apa yang diminta oleh penyidik dan lain-lain sudah saya sampaikan sampai tengah malam ini. Saya kira ini untuk kesekian kalinya,” katanya melansir dari ANTARA, Jumat(12/1/2024).
SYL diperiksa bersama dengan tujuh saksi lainnya, dua saksi yakni Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementerian Pertanian Muhammad Hatta (MH) dan Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyono (KS) juga diperiksa di Bareskrim Polri.
Penasihat hukum SYL, Djamaluddin Koedoeboen tak mau menyebutkan materi pemeriksaan terhadap kliennya karena merupakan kewenangan dari penyidik.
“Tapi yang jelas, setiap pertanyaan konfrontasi yang tadi terjadi di antara Pak SYL dan berbagai pihak tadi, semua telah dijawab dan menurut hemat kami sudah ada sinkronisasi dari berbagai macam pernyataan-pernyataan maupun juga jawaban dari BAP masing-masing,” kata Djamaluddin.
Menurut dia, dari hasil pemeriksaan itu mengerucut pada apa yang menjadi substansi dari permasalahan kasus yang tengah disidik tersebut.
Selain itu, kata Djamaluddin, dalam pemeriksaan Kamis ini juga dilakukan koreksi terhadap BAP kliennya.
“Sebetulnya bukan perbaikan BAP tapi sinkronisasi aja. Jadi, setiap keterangan-keterangan antara yang satu dan yang lain yang kesesuaiannya belum terlalu begitu, dapat itu yang kemudian masing-masing menyempurnakan makanya tadi agak lama itu (pemeriksaan),” Djamaluddin.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





