Kalbar  

Sebanyak 30 Kecamatan dan 103 desa di Kalbar Terendam Banjir

Banjir yang terjadi di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Rabu (17/1/2024).SUARAKALBAR.CO.ID/Yati

Pontianak (Suara Kalbar) – Banjir telah melanda Kalimantan Barat sejak awal Januari 2024, hingga saat ini masih terdapat wilayah yang terendam banjir bahkan terus meluas, jika awalnya hanya tiga Kabupaten namun saat ini sudah merendam lima kabupaten.

Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar Daniel mengatakan berdasarkan data hingga Rabu (17/01/2024 banjir sudah melanda lima Kabupaten diantaranya Kapuas Hulu, Bengkayang, Landak, Kubu Raya dan Sambas. Sedangkan Fasilitas umum yang rusak yakni empat jembatan dan tiga unit rumah rusak berat.

“Paling parah banjir terjadi di Kapuas Hulu dan Bengkayang karna ada jembatan dan rumah yang rusak akibat banjir,” kata Daniel.

Daniel menjelaskan jika ditotalkan dari lima kabupaten ada 30 Kecamatan dan 103 desa yang terdampak banjir. Penduduk terdampak ada 69.478 jiwa dan 16.783 rumah akibat banjir yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.

“Meski demikian pengungsi hanya 18 jiwa di Kabupaten Landak, sedangkan kabupaten lain memilih untuk bertahan di rumah,”jelasnya

Pasca banjir melanda sudah ada 4 Kabupaten yang telah menetapkan status tanggap darurat yakni Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Landak, Kubu Raya. Sedangkan Kabupaten Sambas hingga saat ini belum menetapkan status tersebut.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS