SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Pemerintah Lanjutan Bantuan Dampak El Nino Hingga Juni 2024

Pemerintah Lanjutan Bantuan Dampak El Nino Hingga Juni 2024

Menko Airlangga saat memberikan bantuan beras kepada warga di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, Minggu (14/01/2024). SUARAKALBAR.CO.ID/ANTARA

Suara Kalbar-Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan program penyaluran bantuan beras dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak El Nino sebesar Rp200 ribu per bulan akan dilanjutkan tahun 2024.

Airlangga mengatakan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian telah melaksanakan rapat kabinet bersama Presiden Jokowi untuk melanjutkan program penyaluran bantuan beras dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak El Nino sebesar Rp200 ribu per bulan, karena musim tanam saat ini mundur dan musim panen diperkirakan mulai Maret hingga Juni.

“Presiden meminta program dampak El Nino ini dilanjutkan hingga Juni 2024,” kata Menko Airlangga Hartarto saat menyalurkan bantuan pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada warga di lingkar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (14/1/2024).

Ia mengatakan bantuan yang diberikan kepada masyarakat itu ada yang menerima beras dan ada yang menerima BLT.

“Kalau ekonomi bagus, tidak diberikan,” katanya dilansir dari ANTARA.

Ia mengatakan stok untuk bantuan ini telah disiapkan hingga Juni 2024, sehingga bantuan ini diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat dan dana yang dimiliki warga bisa digunakan untuk keperluan lainnya.

“Program ini diharapkan untuk menjaga inflasi dan harga beras tidak melonjak akibat dampak El Nino,” kata Menko Airlangga Hartarto.

Ia mengatakan penyaluran bantuan beras pada awal 2024 ini merupakan program lanjutan tahap pertama yang telah disalurkan sejak bulan September, Oktober, November dan Desember 2023.

“Penerima bantuan ini mencapai 22 juta orang, termasuk warga Lombok Tengah yang diberikan 10 kilogram per bulan,” katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan