Gempa Tektonik di Sulawesi Utara, Tidak Berpotensi Tsunami
Suara Kalbar– Gempa tektonik magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Pantai Selatan Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, pada Senin. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan di Jakarta, mengatakan gempa bumi yang terjadi pada Senin pukul 14.52 WIB ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,5.
Episenter gempa bumi terletak di laut pada jarak 47 kilometer arah selatan Posigadan, Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, pada kedalaman 43 kilometer. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter-nya, gempa bumi yang terjadi itu merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Sangihe.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust,” katanya.
Daryono menuturkan gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Luwuk, Bolaang Mongondow Selatan, dan Kotamobagu dengan skala intensitas III MMI, atau getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan truk berlalu.
Kemudian di Kabupaten Gorontalo dengan skala intensitas II-III MMI, artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Juga di daerah Minahasa Tenggara dengan skala intensitas II MMI, artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
“Hingga pukul 15.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” kata Daryono dilansir dari ANTARA.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





