YIARI Gandeng Wartawan Edukasi Karhutla
Kayong Utara (Suara Kalbar)- Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) gandeng wartawan untuk mengedukasi masyarakat terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dianggap sebagian kalangan kejadian yang normal.
Direktur YIARI Ketapang Karmele Liano Sanchez mengatakan kegiatan media training berguna dalam hal pemberitaan tentang kebakaran hutan dan lahan.
“Kalian media punya power, memberikan satu kesadaran kepada masyarakat memberikan penjelasan kepada masyarakat bagaimana kebakaran itu bukan suatu kejadian peristiwa yang alami,” ujar Direktur YIARI Ketapang Karmele Liano Sanchez.
Karmele Liaon mengatakan jika kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang itu sebagian besar disebabkan karena ulah manusia itu sendiri yang selama ini belum ada tindakan yang terlalu serius untuk melakukan pencegahan
“Sebanyak 90 persen lebih di Ketapang ini kebakaran terjadi karena di sengaja. Orang harus berhenti membakar karena akan menjadi masalah komplek. Salah satu program YIARI menanam tanpa membakar telah dilakukan. Karena selain dampak ekonomi juga akan ada juga dampak kesehatan yang menjadi perhatian bersama,” ujar Karmele Liaon,
Selain itu ia juga mengkhawatirkan, jika kebakaran hutan dan lahan diangggap permasalahan yang normal di kalangan masyarakat, sehingga upaya pencegahan tidak menjadi fokus utama oleh pihak yang terlibat.
“Jangan sampai kebakaran dianggap normal, kita harus melakukan sosialisasi hukum, kalau tentang membakar, kita harus menegor dan bertindak,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Yayasa YIARI Ketapang juga telah melakukan pembinaan upaya preventif kebakaran hutan dan lahan di Desa Pematang Gadong yaitu Komunitas The Power of Mama, (TPoM) di Desa Sungai Besar Ketapang dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






