Integritas dan Transparansi dalam Pemilu 2024, Harapan untuk Demokrasi yang Kuat
Pontianak (Suara Kalbar)- Pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang akan dilaksanakan pada Februari mendatang menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia, terutama di Kalimantan Barat.
Seorang mahasiswa, Genta menilai bahwa pemilu merupakan kesempatan untuk mengevaluasi kinerja pemimpin selama empat tahun terakhir. Dia mengungkapkan harapannya agar pemilu berjalan dengan baik dan tanpa adanya kecurangan.
“Bagi saya pemilu di tahun 2024 nanti menjadi momen bagi kita untuk mengevaluasi terkait bagai mana kinerja pemimpin kita selama 4 tahun kebelakangan ini apakah sudah sesuai dengan amanat dari konstitusi, karna pemilihan pada tahun yang akan datang ini itu akan menentukan bagai mana arah bangsa kedepan,” katanya saat ditemui, Kamis (14/9/2023).
Menurut Genta, pemilu tahun 2024 akan menentukan arah bangsa Indonesia ke depan. Oleh karena itu, saat pasca pemilu, bukan hanya pemerintah yang dituntut untuk menyelenggarakan pemilu secara adil dan merata, tetapi seluruh masyarakat Indonesia juga memiliki peran penting dalam proses ini.
“Pada saat pasca pemilu, tidak hanya para pemerintah yang di tuntut untuk menyelenggarakan pemilu secara adil dan merata akan tetapi masyarakat indonesia juga memiliki peranan yang sangat penting dalam kegiatan ini. Dimulai dari harus benar-benar memilih pemimpin yang dirasa mampu membawa Indonesia kedepannya hingga berpartisipasi dalam kegiatan pemilihan secara jujur,amanah, dan tanpa adanya tekanan dari pihak manapun,”ungkapnya.
Genta juga mengungkapkan tentang peran media sosial dalam pemilu. Dia mencatat bahwa menjelang pemilu, banyak berita palsu (hoax) dan informasi negatif tentang calon presiden dapat menyebar di media sosial. Hal ini disebabkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan hanya memikirkan kepentingan pribadi.
“Masyarakat dihimbau untuk waspada terhadap berita palsu dan memverifikasi informasi sebelum mempercayainya,”ucapnya.
Sementara itu Dika, seorang mahasiswa lainnya, juga mengatakan hal yang senada. Pada situasi sekarang ini, disarankan untuk membandingkan berita dengan sumber berita lainnya sebagai cara untuk memastikan kebenaran informasi.
”Memang dekat pemilu akan ada banyak sekali berita hoax yang tersebar,untuk hal itu kita bisa mengadakan acu banding atau membandingkan suatu kebenaran suatu berita dengan berita yang lainya sehingga kita tidak akan termakan berita hoax,” ungkap Dika.
Partisipasi masyarakat dalam pemilu juga mencakup kemampuan untuk memahami, memilah, dan memverifikasi informasi yang tersebar. Pemilu 2024 diharapkan menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjaga integritas dan transparansi dalam proses demokrasi.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






