SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Nutrisi Seimbang untuk Bayi: Keju sebagai Pilihan MPASI yang Kaya Gizi

Nutrisi Seimbang untuk Bayi: Keju sebagai Pilihan MPASI yang Kaya Gizi

Ilusrasi MPASI (Shutterstock)

Suara Kalbar- Pada tahap makanan pendamping ASI (MPASI), bayi membutuhkan nutrisi yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka. Selain makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lemak, zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral juga memiliki peran penting dalam memastikan bayi tumbuh secara optimal.

Dr. Citra Amelinda, Sp.A., seorang dokter spesialis anak, menjelaskan bahwa dalam memberikan MPASI, memperhatikan asupan zat gizi mikro menjadi sangat penting. Salah satu makanan yang dapat menyediakan beragam zat gizi mikro penting adalah keju. Keju memiliki potensi untuk menjadi sumber kalsium, lemak, serta vitamin lainnya yang sangat dibutuhkan oleh bayi.

“Pemilihan keju untuk bayi juga harus di bawah 100 mg,” ujar dokter Citra, dalam keterangan pers Belcube, melansir dari Suara.com, Sabtu (5/8/2023).

Ia menyarankan MPASI dengan campuran keju sebaiknya dibuat dengan tekstur yang mudah diremas oleh jari bayi

“Artinya, bisa digigit pakai rahang yang belum ada giginya,” imbuhnya.

Ilustrasi MPASI (Elements Envato)
Ilustrasi MPASI (Elements Envato)

Contoh bahan MPASI, lanjutnya, bisa memakai beras, daging, sepotong keju, ditambah daun salam dan lengkuas untuk menambah cita rasa pada makanan. Apabila dimasak menggunakan slow cooker, dokter Citra mengingatkan untuk pastikan suhu berada di atas 60 derajat.

Menyadari keju bisa jadi salah satu bahan pembuat MPASI, Belcube memastikan kalau olahan keju yang disajikan kepada masyarakat sudah padat nutrisi dan berguna untuk mencegah stunting pada anak.

Brand Representative Belcube Claudya Abednego mencatat kalau angka stunting di Indonesia masih sangat tinggi dengan 21.6 persen. Selain itu, rata-rata masyarakat di Asia Tenggara, terutama Indonesia, mengalami kekurangan nutrisi paling banyak Kalsium, Vitamin A, Vitamin D, dan Zat Besi.

Padahal keempat zat gizi itu mudah didapatkan dari protein hewani, termasuk susu, keju, dan yoghurt.

“Ironinya di Indonesia itu konsumsi susu dan turunannya, yang terendah di Asean per kapita sehingga banyak anak yang harus menderita stunting. Belcube merasa ini salah satu masalah yang bisa diatasi karena semua anak-anak di Indonesia berhak mendapatkan nutrisi yang baik dari orang tua,” ujar Claudya.

Claudya menambahkan bahwa Belcube menawarkan keju yang tinggi kalsium, tinggi protein, dan rendah garam sehingga aman dikonsumsi anak-anak, bahkan bayi yang baru memulai MPASI.

Komentar
Bagikan:

Iklan