Sambas  

Pemkab Sambas Luncurkan PUSPAGA untuk Menurunkan Angka Stunting di Desa Sungai Kumpai

Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sambas menggelar PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) di Kecamatan Teluk Keramat, tepatnya Di Desa Sungai Kumpai, Selasa 30 Mei 2023. [HO-Pemkab Sambas]

Sambas (Suara Kalbar) – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Sambas telah menggelar PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) di Kecamatan Teluk Keramat, tepatnya di Desa Sungai Kumpai, Selasa (30/5/2023).

Acara yang berlangsung di Kantor Desa Sungai Kumpai tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka pencegahan stunting dan peningkatan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Sambas.

Turut hadir dalam acara ini Kabid Pemberdayaan Perempuan Dinas P3AP2KB, Sekcam Teluk Keramat, Kapolsek Teluk Keramat, Koramil, Kepala Desa Sungai Kumpai beserta perangkatnya, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Sungai Kumpai.

PUSPAGA di Desa Sungai Kumpai ini ditujukan untuk 40 keluarga yang terdiri dari ibu-ibu anak stunting, ibu menyusui, calon pengantin, bumil, serta penerima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Kabid Pemberdayaan Perempuan Dinas P3AP2KB, Nisa Azwarita, menjelaskan bahwa tujuan dari PUSPAGA tahun 2023 ini adalah untuk mencegah stunting.

Nisa menambahkan bahwa PUSPAGA di Desa Sungai Kumpai ini merupakan lokasi ketiga dan akan berlangsung selama 3 bulan, dengan pertemuan satu kali dalam seminggu.

Nisa berharap agar para peserta PUSPAGA mengikuti kelas dengan sungguh-sungguh dan dapat menyebarkan ilmu yang diperoleh kepada ibu-ibu lainnya.

Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi, menyambut baik diluncurkannya PUSPAGA di Desa Sungai Kumpai sebagai upaya menurunkan angka stunting. Desa ini merupakan salah satu desa dengan angka stunting tertinggi di Kabupaten Sambas.

“Alhamdulillah hari ini kita meluncurkan PUSPAGA di Desa Sungai Kumpai. PUSPAGA ini merupakan upaya dalam menurunkan angka stunting, dan Desa Sungai Kumpai ini termasuk desa dengan angka stunting tertinggi di Kabupaten Sambas. Meskipun angka stunting di Desa Sungai Kumpai telah menurun pada tahun lalu, namun masih perlu lebih banyak penurunan pada tahun ini,” ujarnya, dalam keterangan tertulis diterima Suarakalbar.co.id, Jumat(2/6/2023).

Rofi berharap bahwa PUSPAGA ini dapat membantu menurunkan kasus stunting di Desa Sungai Kumpai dan Kabupaten Sambas secara keseluruhan. Ia juga mengharapkan agar para peserta dapat mengikuti semua materi yang disampaikan dan menyebarkan informasi yang didapatkan kepada masyarakat lainnya.

“Harapan saya melalui PUSPAGA ini adalah dapat melakukan pembinaan di tingkat keluarga, sehingga dapat menurunkan angka stunting di Desa Sungai Kumpai dan Kabupaten Sambas secara umum. Kepada para ibu yang mengikuti PUSPAGA, ikutilah semua materi yang disampaikan dengan baik, semoga bermanfaat dan bisa menyebarkan informasi tersebut kepada masyarakat lainnya,” harap Rofi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS