SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Headline Menteri Muhadjir Effendy Sebut Al Zaytun sebagai Komune

Menteri Muhadjir Effendy Sebut Al Zaytun sebagai Komune

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy (Instagram/@muhadjir_effendy)

Jakarta (Suara Kalbar)- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut Pondok Pesantren Al Zaytun sebagai komune. Pernyataan tersebut diungkapkannya saat berada di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu.

Muhadjir menjelaskan bahwa menurut penilaiannya sementara, Al Zaytun bukan hanya sekadar pondok pesantren, tetapi sudah bertransformasi menjadi komune. Ia menjelaskan bahwa komune merupakan sebuah sistem kemasyarakatan yang menyerupai negara dengan adanya hierarki dan regulasi yang telah ditetapkan.

“Regulasi tersebut telah dibuat sedemikian rupa untuk memprioritaskan ketaatan terhadap kepemimpinan, bahkan ketaatan yang tanpa syarat merupakan ciri khas komune,” ujar Muhadjir.

Lebih lanjut, Muhadjir mengatakan bahwa komune di beberapa negara lain melakukan kegiatan-kegiatan ekstrem, termasuk pembunuhan massal. Namun, ia berharap bahwa komune yang ada di Indonesia, termasuk Al Zaytun, tidak akan mencapai tingkat tersebut.

Muhadjir juga mengungkapkan bahwa ia telah berkoordinasi dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk membahas masa depan para santri yang berada di Pondok Pesantren Al Zaytun. Ia menegaskan bahwa nasib para santri akan dijamin, terutama dalam hal kelangsungan studi mereka.

“Yang jelas, nasib para santri akan diselamatkan, terutama masa depan studinya,” tegas Muhadjir.

Perlu dicatat bahwa pernyataan Muhadjir tersebut masih bersifat penilaian sementara dan perbincangan mengenai status Al Zaytun masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan