Karhutla Menjadi Masalah Tahunan, Masyarakat Landak Diimbau Tetap Waspada
Landak (Suara Kalbar)- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) telah menjadi permasalahan yang tak kunjung tuntas dalam penanganannya. Terutama ketika memasuki musim kemarau, permasalahan ini menjadi semakin besar dan membutuhkan energi dan dana yang besar untuk menanganinya.
Hal ini membutuhkan usaha secara kontinyu dan berkesinambungan dari berbagai pihak. Di antaranya melalui metode himbauan dan sosialisasi yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan dampak buruk yang ditimbulkan dari kegiatan Karhutla terhadap kesehatan dan ekosistem.
Polsek Mandor melalui Bhabinkamtibmas Desa Sekilap secara rutin menyampaikan himbauan larangan Karhutla kepada warga. Tujuannya agar masyarakat tidak lagi membuka lahan pertanian dengan cara konvensional yaitu dengan membakar. Karena hal ini akan merusak kesehatan dan lingkungan.
Dalam kesempatan kali ini, Bhabinkamtibmas menyampaikan himbauan Karhutla kepada Bapak Anto di Desa Sekilap, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak. Hal ini dilakukan agar masyarakat paham dan mengerti akan bahaya yang timbul akibat Karhutla.
Dalam rangka mengatasi Karhutla, peran penting masyarakat sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat juga berpartisipasi aktif dalam mengatasi Karhutla dengan cara menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar dan melaporkan apabila ada tindakan yang mencurigakan terkait pembakaran hutan dan lahan.
Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif guna menghindari terjadinya Karhutla dan juga untuk memastikan keberhasilan dalam upaya pencegahan serta penanganan Karhutla.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






