SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Hadiri Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII di Makassar, Ini Kata Bupati Mempawah Erlina

Hadiri Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII di Makassar, Ini Kata Bupati Mempawah Erlina

Bupati Mempawah Erlina didampingi Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan dan para kepala daerah foto bersama di lokasi Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVII yang dipusatkan di Pantai Losari, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/4/2023). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Adpim Kalbar

Makassar (Suara Kalbar) – Bupati Mempawah Erlina menghadiri Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVII yang dipusatkan di Pantai Losari, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/4/2023).

Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian memimpin apel tersebut selaku inspektur upacara. Adapun tema yang diangkat adalah Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul.

Turut hadir, Gubernur, Wakil Gubernur dan Bupati/Walikota se Indonesia.

Wakil Gubernur Ria Norsan juga hadir yang mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavia mengakui selama 27 tahun berjalannya otonomi daerah telah menimbulkan dinamika dan plus minus dalam mengembangkan daerah.

Awalnya, tambah dia, lebih banyak kewenangan di daerah tingkat II yakni kabupaten/kota. Namun  kemudian terjadi tarik-menarik antara pusat, provinsi hingga kabupaten/kota.

Pun demikian, ada enam kewenangan yang menjadi ranah pemerintah pusat. Yaitu politik luar negeri, pertahanan, keamanan, kebijakan moneter dan fiskal nasional, agama serta yustisi.

Sementara kewenangan lain merupakan keberagaman Indonesia yang membutuhkan sentuhan berbeda di setiap daerah sesuai karakteristik masing-masing.

“Setidaknya ada delapan pelayanan dasar yang wajib diberikan pemerintah daerah,” cetusnya.

Yakni, pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat dan kawasan pemukiman, ketenteraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat dan sosial.

“Selain itu ada pula kewenangan yang bersifat opsional, meliputi kelautan dan perikanan, pariwisata, pertanian, kehutanan, energi dan sumber daya mineral, perdagangan dan perindustrian serta transmigrasi,” papar Tito Karnavian.

Di tempat yang sama, Bupati Mempawah Erlina yang didampingi Wagub Kalbar Ria Norsan mengucapkan Selamat Hari Otonomi Daerah XXVII.

Menurut Erlina, penyelenggaraan otonomi daerah merupakan pengakuan pemerintah pusat terhadap kemandirian daerah untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Selain itu otonomi daerah juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan pemerintah daerah demi mencapai peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Selama 27 tahun otda berjalan, Erlina mengakui semakin memotivasi pemerintah daerah di seluruh Indonesia, termasuk di Mempawah, untuk melahirkan berbagai inovasi dalam rangka membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan