Waspadai Sering Buang Air Kecil Setelah Sahur, Bisa Jadi Tanda Kondisi Medis yang Berbahaya

Ilustrasi sulit buang air besar. (Foto:Suara.com)

Suara Kalbar – Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan membutuhkan persiapan yang matang, termasuk dalam hal sahur. Meski penting, namun beberapa orang mengalami keluhan sering buang air kecil setelah sahur. Kendati disebabkan oleh minum terlalu banyak, namun tak menutup kemungkinan bahwa kondisi tersebut juga dapat menjadi pertanda dari kondisi medis yang berbahaya.

Mengonsumsi air mineral, teh, kopi, atau cokelat panas, serta makanan tertentu seperti buncis, terong, wortel, tomat, mentimun, makanan pedas, dan makanan tinggi garam yang mengandung zat diuretik, dapat menyebabkan buang air kecil menjadi lebih sering setelah sahur. Jika berlebihan, hal ini dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil.

Sebaiknya, bagi Anda yang mengalami keluhan sering buang air kecil setelah sahur, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kendati begitu, pada beberapa kasus, sering buang air kecil juga bisa menjadi pertanda 4 kondisi medis berbahaya yang harus diwaspadai. Melansir dari melansir dari Suara.com–Jaringan Suarakalbar.co.id, Minggu(26/3/2023) berikut diantaranya.

1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Penyebab terlalu sering buang air kecil setelah sahur bisa juga karena adanya infeksi saluran kemih (ISK). Infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri atau virus yang masuk ke saluran kemih.

2. Pembengkakan atau Peradangan Kelenjar Prostat

Kondisi ini umum dialami oleh pria karena pertambahan usia yang mengakibatkan kelenjar prostat membesar dan menonjol. Apabila pembesarannya tak terkendali maka prostat akan menekan uretra (saluran tempat keluarnya urine).

Alhasil, dinding kandung kemih bisa mengalami penebalan yang memicu urine menjadi terperangkap. Jika sudah infeksi tak menutup kemungkinan akan membuat frekuensi buang air kecil meningkat setelah sahur atau pun sebaliknya.

3. Sistitis

Sistitis merupakan kondisi kronis pada kandung kemih yang menyebabkan terjadinya peradangan dan nyeri. Kondisi ini akan ditandai dengan sering buang air kecil tetapi tidak tuntas, termasuk setelah sahur yang disertai rasa nyeri.

4. Batu Ginjal

Sering buang air kecil tetapi tidak tuntas termasuk setelah sahur bisa menjadi pertanda akan kondisi medis berbahaya lainnya seperti batu ginjal. Hal ini disebabkan karena adanya penumpukkan kristal dan garam di dalam ginjal.

Apabila Anda merasa sering buang air kecil disertai gejala lain seperti terasa nyeri saat pipis, muntah, menggigil, dan demam segera konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS