Kasus Kekerasan Perempuan di Kubu Raya Cenderung Meningkat
Kubu Raya (Suara Kalbar) – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan di pantau DP3KB Kubu Raya, Dinas tersebut mencatat dari tahun ke tahun peningkatan tersebut dinilai cukup signifikan.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kubu Raya, Asih M Waluyan mengaku turut prihatin masih ditemukanya kasus pembuangan bayi yang terjadi di Kubu Raya beberapa waktu lalu.
“Tentu dibalik kasus-kasus penelantaran tersebut ada kekerasan yang dialami perempuan, baik kekerasan fisik atau kekerasan seksual sehingga ia nekat melakukan hal tersebut,” tutur Asih.
Asih mengungkapkan jika kekerasan perempuan tercatat sejak tahun 2019 sebanyak 19 kasus, di tahun 2020 turun menjadi 16 kasus, kemudian di tahun 2021 naik menjadi 20 kasus dan terakhir hingga oktober 2022 26 kasus.
“Faktor peningkatan kasus tersebut didasari oleh faktor ekonomi, karena sebagian besar korban kekerasan ini di alami oleh ekonomi menengah ke bawah,” ungkapnya.
Dirinya menghimbau kepada korban kekerasan untuk tidak segan melapor jika memang menjadi korban atau melihat adanya kekerasan di lingkungan sekitar, terlebih pihaknya telah menyediakan rumah pemulihan trauma untuk para korban kekerasan.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






