Disbunnak Kalbar Ungkap Kendala Penanganan PMK
Pontianak (Suara Kalbar) – Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalbar, Muhammad Munsif mengatakan, ketersedian logistik dan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) sudah cukup, bahkan masih belum dihabiskan. Karena ada beberapa kendala teknis untuk menyebarkan vaksin ke wilayah Kalimantan Barat.
“Yang jelas pada pandangan kami logistiknya cukup, vaksinya cukup, ready, bahkan mungkin Jakarta geram kapan dikirim, sebab yang ada disini belum dihabiskan, meski kita tau bahwa ada kendala-kendala teknis soal dosis itu tanggung hanya 100, sehingga sekali turun dengan sebaran ternak tidak kayak di Jawa itu yang repot, desa kita tersebar luas tidak kayak di Jawa,” ungkapnya saat Rapat Koordinasi PMK Wilayah Kalbar di Pontianak, Kamis (6/10/2022) siang.
Selain itu, untuk posisi ketersedian obat-obatan sudah lebih dari cukup dan tidak banyak klaim, baik dari sisi sarana tidak ada masalah sudah cukup semuanya dan pihaknya akan memberhentikan sarana logistic dan vaksin bagi wilayah yang kurang progresif dalam penanganan PMK ini.
“Saya pikir begini, kalau logistik cukup tapi didaerah kurang kalau tidak ada progresif yang ada kita gak kasih lagi peralatan sarana vaksin ya sudah di stop dulu, berikan kepada kabupaten yang progresif yang perlu, mudah-mudahan tidak seperti itu,” katanya.
Ia juga mengingatkan kepada pejabat Dinas terkait, apabila anggaran yang berikan pemerintah tidak segera diambil anggaran tersebut akan di alihkan kepada Provinsi yang memerlukan.
“Sekarang anggaran kita itu biaya harus mengikut kinerja , keritik saya lalu jadikan tanggungan, nanti aja tabungan akhir tahun, malah kalau di Jakarta kalau tidak diserap maka anggaran kita ditarik oleh provinsi lain karena dianggap tidak memerlukan,”ungkapnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






