Jepang Ucapkan Selamat Tinggal kepada Mantan PM Shinzo Abe
Suara Kalbar – Jepang, pada Selasa (27/9), akan mengadakan pemakaman kenegaraan yang panjang untuk mantan Perdana Menteri Shinzo Abe, salah seorang pemimpin modern Jepang yang paling berpengaruh. Abe tewas dibunuh leh seorang pria pada Juli lalu.
Ratusan pejabat asing diperkirakan akan menghadiri upacara di arena Nippon Budokan di pusat Kota Tokyo. Kedatangan sejumlah pejabat asing mencerminkan popularitas luas Abe di luar negeri.
Secara internasional, Abe mendapat pujian atas kerja sama dan persahabatannya, terutama dengan negara-negara demokratis, yang menurut Abe harus bekerja sama dalam menghadapi tantangan bersama.
Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris, yang memimpin delegasi AS ke acara pemakaman itu, pada Senin (26/9), mengatakan bahwa Abe telah meninggalkan warisan “persahabatan abadi dengan Amerika Serikat.”
Perdana Menteri India Narendra Modi, yang juga menghadiri upacara itu, mencuit bahwa Abe adalah “teman yang baik dan juara hebat dalam hubungan India-Jepang.”
Di Jepang sendiri, warisan Abe yang konservatif tampaknya lebih rumit. Sejak kematiannya, pemakaman kenegaraan, kehormatan yang biasanya untuk kaisar dan keluarganya, yang ditujukan untuk Abe telah menuai berbagai reaksi publik
Jajak pendapat menunjukkan sebagian besar orang Jepang menentang pemakaman kenegaraan itu. Banyak yang mengeluhkan bahwa acara tersebut terlalu mahal. Pemerintah memproyeksikan biaya pemakaman akan mencapai $12 juta, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






