PT Pelindo Diminta Bertanggung Jawab atas Kerusakan Jalan Poros Sungai Bundung Laut
Mempawah (Suara Kalbar) – Anggota DPRD Mempawah, Anwar, meminta PT Pelindo segera memberikan solusi atas kerusakan jalan poros yang terjadi di Desa Sungai Bundung Laut, Kecamatan Sungai Kunyit.
“Dampak dari pembangunan Terminal Kijing itu salah satunya adalah kerusakan jalan poros Desa Sungai Bundung Laut. Padahal, jalan ini merupakan urat nadi transportasi masyarakat di sana,” ungkap Anwar, Rabu (13/4/2022) malam.
Dijelaskan, dalam pertemuan konsultasi publik terkait pengusulan nama Pelabuhan Kijing yang berlangsung di Kantor Bupati Mempawah, Rabu siang tadi, ia menyampaikan soal kerusakan jalan poros Desa Sungai Bundung Laut ini kepada perwakilan manajemen PT Pelindo.
Anwar menegaskan, kerusakan jalan itu semestinya memang menjadi tanggung jawab PT Pelindo selaku operator Pelabuhan Terminal Kijing.
Terlebih sepengetahuan Anwar, pada 15 Mei 2022 mendatang, kontrak kerja PT WIKA dengan PT Pelindo akan berakhir.
“Nah, saya berharap sebelum berakhirnya masa kontrak kerja ini, jalan poros desa itu mesti sudah diperbaiki agar tak merugikan masyarakat,” katanya.
Ketua Fraksi Partai Nasdem ini juga meminta PT Pelindo punya itikad baik untuk memberikan win-win solution, mengingat jalan poros desa itu sejak awal dipergunakan untuk operasional pembangunan Terminal Kijing.
“Saya melihat, di batas jalan poros itu telah berdiri pagar pelabuhan yang kokoh dan di dalamnya telah dibangunkan jalan beton. Tapi kenapa jalan masyarakat tak diperbaiki?” tanyanya.
Menurut catatan Anwar, setidaknya kerusakan jalan yang terjadi di poros Desa Sungai Bundung Laut hampir tujuh kilometer. Dan kerusakan itu telah lama dikeluhkan masyarakat.
“Sebab di saat hujan, jalan poros menjadi berlumpur, sedangkan cuaca panas selalu berdebu sehingga masyarakat yang sehari-hari melewati jalan tersebut menderita ISPA, alergi dan lain sebagainya,” tegas dia.
Selanjutnya, Anwar juga meminta Pemerintah Kabupaten Mempawah dapat turut mendorong PT Pelindo agar segera melakukan perbaikan.
“Jika diperbaiki menggunakan dana APBD Kabupaten Mempawah atau Pemprov Kalbar, saya yakin tidak akan mampu, lantaran masih banyak jalan kabupaten/provinsi yang juga butuh perbaikan segera,” ucap Anggota Badan Anggaran DPRD Mempawah ini.
Dan Anwar turut mengaku kecewa, lantaran perwakilan Manajemen PT Pelindo dalam pertemuan konsultasi publik itu justru menjawab tidak memiliki dana untuk memperbaiki jalan poros Desa Sungai Bundung Laut.
“Saya selaku Anggota DPRD Mempawah dari Dapil Sungai Kunyit meminta kerusakan jalan ini cepat disikapi agar tak mengundang masalah di belakang hari,” tutupnya.
Pertemuan Konsultasi Publik terkait pengusulan nama Pelabuhan Kijing itu sendiri dipimpin Wakil Bupati Mempawah Muhammad Pagi.
Turut hadir, Sekda Ismail, Anggota DPRD, Manajemen PT Pelindo serta sejumlah komponen masyarakat Kecamatan Sungai Kunyit.






