SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Doa untuk Palestina dari Remas At-Taqwa Desa Sungai Batang Mempawah

Doa untuk Palestina dari Remas At-Taqwa Desa Sungai Batang Mempawah

Aksi damai Remaja Masjid At-Taqwa Desa Sungai Batang, Kecamatan Sungai Pinyuh, yang menentang serangan Zionis Israel di Palestina yang dirangkai dengan bagi takjil, Senin lalu. SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. IST

Mempawah (Suara Kalbar) – Serangan pasukan Israel kepada para jamaah saat salat subuh di Masjid Al Aqsa, Palestina, Jumat (15/4/2022) lalu, memantik keprihatinan dari berbagai pihak.

Salahsatunya datang dari Remaja Masjid (Remas) At-Taqwa. Aksi Damai Bela Al Aqsa pun digelar, di Desa Sungai Batang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Senin (18/4/2022).

Dalam aksi damai tersebut, anggota remas sembari membawa poster dan spanduk yang isinya menentang serangan Zionis Israel kepada warga Palestina, membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas.

Perwakilan Remas At Takwa, Febri Firnando, mengatakan, aksi ini digelar di 12 Provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Palembang, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur Kupang, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur.

“Aksi Damai Bela Masjid Al Aqsa ini, merupakan bentuk keprihatinan kami atas serangan pasukan Israel kepada rakyat Palestina di Masjidil Aqsa, beberapa hari lalu,” ungkap dia.

Febri berharap dengan aksi damai berbagi takjil ini, Allah SWT akan menolong untuk meredakan permasalahan yang timbul di Al Aqsa.

“Dan kepada warga yang mendapat takjil, kami harapkan juga ikut mendoakan saudara kita di Palestina, khususnya Masjid Al Aqsa dan jamaah di sana,” ucapnya.

Pasukan pendudukan Israel menyerang jamaah Muslim Palestina yang sedang melakukan shalat Subuh berjamaah di dalam Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki pada Jumat (15/4/2022).

Serangan bertepatan dengan hari raya Paskah Yahudi, yang akan berlangsung hingga 23 April, di mana pemukim ekstrimis Israel telah bersumpah untuk menyerang Masjid Al-Aqsa dan menyembelih hewan di dalam halamannya sebagai pengorbanan agama.

Tahun lalu, beberapa serangan kekerasan oleh pasukan Israel di dalam Masjid Al-Aqsa memicu demonstrasi luas di Tepi Barat yang diduduki dan komunitas Palestina di dalam Israel, yang mengarah ke perang 11 hari antara Israel dan gerakan perlawanan di Gaza.

Operasi militer besar-besaran Israel di jalur yang terblokade itu menewaskan 256 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak, menurut PBB. Di Israel, 13 orang tewas oleh roket yang diluncurkan dari Gaza.

Komentar
Bagikan:

Iklan