SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah STAI Mempawah Berganti Pucuk Pimpinan, Ini Harapan Kemenag Mempawah

STAI Mempawah Berganti Pucuk Pimpinan, Ini Harapan Kemenag Mempawah

Kepala Kemenag Mempawah melalui Kasubbag Tata Usaha, Ishak, memberikan sambutan Pelantikan Ketua dan Anggota Pengurus STAIM Masa Bakti 2021-2025, Selasa (18/1/2022) siang. SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Aspari

Mempawah (Suara Kalbar) – Kepala Kemenag Mempawah melalui Kasubbag Tata Usaha, Ishak, berharap Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah (STAIM) menciptakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkualitas.

Pernyataan itu disampaikan Ishak ketika memberikan sambutan Pelantikan Ketua dan Anggota Pengurus STAIM Masa Bakti 2021-2025, Selasa (18/1/2022) siang.

Acara yang dilaksanakan di kampus STAI Mempawah itu dihadiri Ketua Lembaga Asmaul Husna, Hj. Ratna Ningsih, Ketua STAIM demisioner, para pengurus lembaga, dan para pengurus STAIM yang baru dilantik.

Ishak selanjutnya mengatakan, Kemenag Mempawah mengucapkan terima kasih kepada Ketua STAIM yang telah demisioner. Semoga semua jerih payah selama menjadi Ketua STAIM jadi amal saleh.

“Dan selamat kepada Ketua STAIM yang baru dilantik. Semoga dapat meneruskan estafet kepemimpinan. Semoga STAIM makin maju. Mahasiswa makin banyak. Dosen dan SDM makin berkualitas,” ujar Ishak.

Dalam pelantikan tersebut, Ismail kini memimpin Ketua STAIM. Ismail adalah salah satu dosen senior di sekolah tinggi kebanggaan Mempawah itu.

Menurut Ishak, kampus harus mampu menyediakan sesuatu yang dibutuhkan masyarakat. Harus meningkatkan kualitas lembaga pendidikan.

“Kalau mutunya bagus, pasti akan dikejar oleh masyarakat. Ketua dan Pengurus yang baru harus mampu mengelola STAIM menjadi lebih baik lagi,” katanya lagi.

Ada tiga faktor yang memengaruhi kemajuan sebuah lembaga pendidikan.

Pertama, SDM yang berkualitas. Dosen yang bergelar doktor dan tenaga kependidikan yang handal.

Kedua, fasilitas yang tersedia dan memadai, serta ketiga, ekspose pada masyarakat terkait kualitas dan prestasi STAIM.

Tak kalah penting, lanjut Ishak, segenap sivitas akademika harus patuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pendidikan-pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Dosen harus jadi teladan dalam melaksanakan penelitian dan pengembangan.

Pengabdian pada masyarakat merupakan salahsatu ikhtiar yang wajib dilakukan.

“Bermimpilah untuk memajukan STAIM. Pastikan STAIM mampu mencetak lulusan yang berkualitas tinggi. Memiliki iman-taqwa yang tangguh dan mempunyai kecerdasan yang mumpuni. Kemenag Mempawah siap untuk bersinergi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Asmaul Husna, Ratna Ningsih, mengatakan, STAI Mempawah saat memasuki usia 10 tahun telah memiliki empat program studi yang terakreditasi.

Hal ini membuktikan STAI Mempawah lebih cepat berkembang dan selangkah lebih maju dibandingkan Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta lainnya di Kalbar ini.

Komentar
Bagikan:

Iklan