LDII Kalbar Tanamkan Karakter Siswa Peduli Lingkungan
Mempawah (Suara Kalbar) – Seluruh siswa SMK Islam Insan Cendekia Mempawah didorong untuk memiliki karakter peduli lingkungan.
Sedikitnya 200-an mengikuti pendidikan karakter yang diinisiasi DPW LDII Kalbar, Jumat (28/1/2022) pagi.
Menurutnya, program dakwah bil hal ini dilatarbelakangi atas terjadinya degradasi kualitas dan fungsi lingkungan.
“Saat ini tingkat kerusakan lingkungan yang semakin parah, maka LDII sebagai organisasi dakwah turut memberikan pengabdian salah salahnya mencanangkan pembangunan karakter peduli lingkungan dengan basis sekolah,” ujar Susanto saat memberikan pengarahan di depan para siswa SMK.
Siswa merupakan generasi emas kedepan, sementara saat ini telah terjadi degradasi kualitas dan fungsi lingkungan.
“Oleh karena itu, untuk mengembalikan kualitas dan fungsi lingkungan memerlukan peran serta semua pihak, termasuk basis gerakannya dari sekolah,” katanya.
Upaya ini dinilai LDII Kalbar sangat ideal mengingat lembaga pendidikan berfungsi sebagai tempat pembentukkan watak atau karakter.
“Jujur saya sangat bangga pada hari ini antara LDII dan pihak SMK Islam Insan Cendekia mulai meletakkan pondasi untuk aksi bersama membentuk karakter siswa didik menjadi kader peduli lingkungan,” jelasnya.
Dikatakan Susanto, banyak manfaat yang akan diperoleh, dan dirasakan baik jangka menengah maupun jangka panjang.
“Jika secara istiqomah kita jaga lingkungan pendidikan ini selain bersih, juga asri bahkan menjadikan betah ada di sekolah,” ungkap dia.
Sedangkan jangka panjang, karena karakter peduli lingkungan sudah terbentuk, maka akan pelopor-pelopor aksi penyelematan lingkungan.
“Jika siswa ini menjadi pelopor dalam aksi penyelematan lingkungan, maka akan ada jaminan kelangsungan hidup ekosistem yang ada,” imbuh Susanto.
Sementara itu mewakili pihak sekolah, Soni Miftahudin sangat berterima kasih kepada LDII Kalbar dengan kegiatan yang memberikan nilai yang luar biasa.
“Secara pribadi dan atas nama yayasan saya sangat terima kasih kepada LDII membantu pihak sekolah untuk ikut memikirkan lingkungan sekolah. Utamanya, misi sangat mulia yakni membentuk karakter peduli lingkungan,” jelasnya.
Sekolah ini, tambah Soni, ada tiga nilai yang terkandung yakni Islam, Kesehatan dan IT, maka apa yang dilaksanakan LDII hari ini selaras dengan tujuan sekolah.
“Saya berharap kepada para siswa dan guru untuk menjaga sekolah ini menjadi bersih, asri, dan nyaman. Jika perlu ada jadwal penyiraman pohon kala musim kemarau,” tambahnya.
Mengutip ungkapan Ki Hajar Dewantoro, Sekolah adalah Taman Siswa. Maka wujudkan sekolah ini menjadi taman-taman bagi siswa sehingga menjadi lingkungan yang nyaman untuk proses belajar mengajar.






